Saturday, 23 October 2021


Pahitnya Mengkudu, Redakan Kencing Manis  

30 Sep 2021, 16:38 WIBEditor : Yulianto

Buah mengkudu | Sumber Foto:Soleman

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang---Tanaman mengkudu ternyata kaya khasiat. Dengan rasa buahnya yang pahit, mampu mengatasi berbagai penyakit. Seperti kencing manis dan darah tinggi. 

Buah mengkudu juga mampu mengatasi batuk, amandel, disentri, anti radang, sembelit, haid tidak teratur, sakit pinggang, rematik, asma, limpa bengkak, anti kanker, dan anti bakteri.

Daun mengkudu juga bisa untuk mengatasi kencing manis, kolesterol tinggi, perut mulas, tukak lambung, haid tidak teratur, dan batuk. Akar untuk tekanan darah tinggi, sembelit, kencing sedikit, obat cacing, dan rematik.

Untuk meredaka penyakit kencing manis siapkan 2 buah mengkudu masak dan  1 sendok makan air garam. Cuci buah mengkudu lalu diparut tambahkan air garam dan peras dengan sehelai kain, minum sekaligus setelah makan lakukan dua kali sehari. Bisa juga daun mengkudu segar yang masih muda kemudian kukus daun mengkudu, lalu dimakan sebagai sayur lalapan.

Sementara guna meredakan hipertensi, herbalis Wahyu Suprapto menyarankan gunakan 3 buah mengkudu dan air matang 110 ml. Buah mengkudu diparut, kemudian diseduh dengan air, minum sehari sekali.

Bisa juga dengan menonsumi 2 buah mengkudu yang telah masak di pohon. Namun buah mengkudu diperas untuk diambil airnya. Kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring, diminum dan diulang 2 hari sekali.

Kandungan akar mengkudu yakni, morindin, morindon. Buahnya mengandung, alkaloid, polisakarida, sterol, kumarin, asam ursolat, asam linoleate, asam kaproat. Daunnya terdapat protein, zat kapur, zat besi, karoten, askorbin, morinon, rubiadin, glikosida, antrakinon.

Efek Farmakologi dan Hasil Penelitian

Dengan menggunakan uji toleransi glukosa oral perasan buah mengkudu 20 persen yang diberikan pada kelinci mempunyai efek hipoglikemik yang optimal 2 jam setelah pemberian glukosa. Pemberian ekstrak etanol 50 persen campuran buah dan daun mengkudu dapat menurunkan gula darah binatang percobaan. Pemberian perasan buah mengkudu segar pada anjing teranastesi menunjukkan efek penurunan tekanan darah.

Zat aktif scopoletin mempunyai aktivitas melebar dan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, bersifat analgesik, anti radang, anti alergi, dan anti diabetes.  

Uji klinis mengkudu yang diberikan pada penderita TBC dengan dikombinasi rimpang jahe mempunyai mampu menurunkan jumlah bakteri penyebab TBC sebanyak 30 persen dibandingkan penderita yang tidak diberi terapi ini.

Hal ini karena mengkudu mempunyai sifat anti bakteri yang mampu melawan Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC. Jus mengkudu sebaiknya tidak diberikan pada orang yang menjalani diet rendah kalium.

Jika mengkudu diminum oleh penderita gagal ginjal kronik jumlah kalium dalam darah akan meningkat sehingga terjadi hiperkalemia.

Mengkudu dengan nama latin (Morinda citrifolia L.) tumbuh liar di pantai, hutan, ladang, atau sengaja ditanam. Mengkudu termasuk dalam famili Rubiaceae. Perdu atau pohon kecil dengan tinggi 4-8 meter. Ciri tanaman mengkudu memiliki batang berkayu, bulat, kulit kasar, bercabang banyak dengan ranting muda bersegi empat.

Daun tunggal berhadapan, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 10-40 cm, lebar 15-17 cm, pertulangan menyirip, berwarna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk bonggol, bertangkai, dan muncul dari ketiak daun. Tangkai bakal buah panjang 3-5 cm, hijau kekuningan, mahkota bentuk terompet, leher berambut panjang 1 cm putih.

Buah buni, berkumpul menjadi satu buah besar dengan permukaan tidak rata, berdaging, panjang 5-10 cm, berwarna hijau kekuningan. Biji keras berbentuk segitiga berwarna coklat kemerahan, akar tunggang berwarna coklat muda.

 

Reporter : Soleman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018