Saturday, 23 October 2021


Aneka Manfaat Sirih Merah sebagai Obat Alternatif

30 Sep 2021, 17:20 WIBEditor : Yulianto

Tanaman sirih | Sumber Foto:Soleman

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang--- Daun sirih merah sering dimanfaatkan sebagai obat alternatif. Misalnya, penyakit ambeien, peradangan, kanker, asam urat, hipertensi (darah tinggi), hepatitis, kelelahan dan maag.

Daun sirih merah memiliki efek mencegah ejakulasi dini, anti kejang, anti septik, analgetik, anti ketombe, mengendalikan gula darah, lever dan anti diare. Selain itu, meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan nyeri, mampu mengatasi radang paru, radang tenggorokan, radang gusi, hidung berdarah atau mimisan, dan batuk berdarah, sekaligus sebagai pembersih luka.

Daun sirih merah mengandung alkaloid, saponin, tannin, flavonoid senyawa polifenolat, minyak atsiri, ekstragol, terpenan, dan fenilpropoda. Selama penggunaan sirih merah sebagai tanaman obat belum ada informasi yang berkaitan dengan efek samping mengonsumsi tanaman ini sebagai obat.

Namun untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sirih merah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi wanita yang sedang hamil menyusui dan anak-anak di bawah umur 7 tahun.

Untuk mengobati kencing manis, siapkan 3 lembar daun sirih merah daun ke-6 dari pucuk dan 3 gelas air. Cuci bersih daun sirih merah kemudian iris kecil-kecil dan rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya, minum sehari tiga kali sebelum makan masing-masing setengah gelas.

Sedangkan untuk untuk hipertensi dan jantung bisa menggunakan 3-4 lembar daun sirih merah berukuran sedang atau 6-8 lembar ukuran kecil dan 4 gelas air. Cuci daun sirih merah dan rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, setelah dingin dibagi 2 untuk diminum pagi dan sore hari.

Sirih merah memiliki nama latin Piper crocatum. Tanaman ini termasuk dalam famili Piperaceae. Ciri dari sirih merah adalah tanaman semak atau perdu seringkali memanjat dengan akar lekat dan jarang berbentuk pohon.

Batang bulat, berkayu, berbuku-buku, beralur, dan berwarna merah. Daun tunggal, bertangkai membentuk jantung hati dan bagian ujung meruncing, permukaan daun mengkilap, tidak merata, dan berwarna merah ke keperakan. Akar tunggal, bulat, dan berwarna coklat kekuningan.

Rebusan daun sirih merah yang diberikan kepada tikus putih yang telah terkena diabetes dapat menurunkan kadar gula dalam darah pada tikus putih. Ekstrak air daun merah dan kemampuan dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus melalui uji anti hiperglikemik pada kelompok tikus.

Ekstrak daun sirih merah dosis 20 gr/kg mampu menurunkan glukosa darah tikus sebesar 34 persen lebih tinggi penurunannya dibanding pemberian obat anti diabetes melitus komersil.

Reporter : Soleman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018