Sunday, 24 October 2021


Emping Jagung Gurih dan Crispy ala Muhrodi

05 Oct 2021, 17:29 WIBEditor : Yulianto

Muhrodi, Ketua Kelompok Pengolahan Pangan Lokal “Mutiara Baru” Kebumen Jawa Tengah | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Jagung kini menjadi salah satu bahan pangan yang biasa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Kreatifitas ide pengolahan jagung berkembang. Seperti yang dilakukan Muhrodi, Ketua Kelompok Pengolahan Pangan Lokal Mutiara Baru, Kebumen, Jawa Tengah

Seperti kita ketahui, olahan jagung banyak digunakan sebagai bahan kue, dodol jagung maupun sebagai cemilan atau makanan ringan. Salah satunya kerupuk jagung (tortilla) dan emping Jagung.

Emping adalah jenis makanan ringan tambahan lauk di meja makan. Pembuatannya dengan cara dipipihkan bahan bakunya, kemudian dikeringkan.

Biasanya emping yang kita konsumsi sehari hari terbuat dari biji melinjo. Namun, kekinian emping  juga bisa dibuat dari bahan baku jagung. Selain sebagai tambahan lauk, emping jagung juga menjadi camilan yang menemani minum teh atau kopi.

Ciri khas atau karakteristiknya, emping jagung punya rasa yang lebih gurih dari pada emping melinjo yang biasanya memiliki campuran rasa pahit. Disamping rasa gurih, jagung punya rasa yang manis dan lebih renyah bila digoreng di minyak goreng yang panas. Kini emping jagung mulai digemari masyarakat.

Buat yang penasaran bagaimana cara membuat emping jagung sendiri, Muhrodi, Ketua Kelompok Pengolahan Pangan Lokal “Mutiara Baru”  Kebumen Jawa Tengah membagikan resep dan cara membuat emping jagung yang gurih dan Crispy.

“Membuat emping jagung tidak sulit sulit amat, hanya memang dibutuhkan ketelatenan dan  kesabaran dalam proses pembuatannya,” katanya. Bagaimana membuatnya? Inilah bahan dan alat yang harus disiapkan untuk membuat emping jagung.

Bahan untuk membuat emping jagung yakni, garam, minyak goreng, kapur, jagung dan bawang putih. Sedangkan alat yang digunakan, pengukus, panci, alat penjemur, baskom, wajan, mesin pemipil emping, dan ,esin pengepres emping.

Proses membuatnya. Pertama-tama kata Muhrodi, hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan emping jagung adalah pemilihan jagungnya. Pastikan jagung yang dipilih adalah jagung yang tua dan besar.

Selanjutnya, pipilah jagung menggunakan alat pemipil jagung kemudian bersihkan menggunakan air mengalir. Kemudian, rendamlah jagung selama kurang lebih 24 jam. Tujuan perendaman jagung dalam waktu yang sangat lama ini adalah agar nantinya dapat mempercepat perebusan,” katanya.

Setelah direndam, rebuslah jagung pipil menggunakan air yang telah dicampurkan air kapur 10 persen selama 2,5 jam. Dalam proses perebusan, selalu aduk-aduk jangung agar tidak gosong. Angkat jagung rebus, kemudian cucilah menggunakan air bersih. Pastikan jagung dicuci hingga bau kapur tidak tercium lagi,” katanya mengingatkan.

Proses selanjutnya adalah pengukusan jagung. Kukuslah selama kurang lebih 4 jam dan campurkan bumbu (garam dan bawang putih). Setelah itu,  dinginkan jagung, lalu pipihkan jagung menggunakan mesin pemipih. Lakukan sedikit demi sedikit agar hasilnya bagus.

Dikatakan, jagung yang sudah dipipihkan kemudian dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari. Nah, jagung yang sudah dijemur sudah dapat disimpan di plastik dan sudah dapat digoreng sesuai kebutuhan.

Sebelum di goreng dan dikonsumsi, Muhrodi menyarankan proses sortasi atau penyeragaman ukuran dilakukan yaitu untuk memisahkan ukuran emping jagung yang besar dengan kecil. Sedangkan yang “remukan”, biasanya dipisahkan, dengan cara di ayak. Selamat mencoba.

 

Reporter : Iqbal
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018