Wednesday, 01 December 2021


Ragam Resep Kesehatan dari Daun Salam

30 Oct 2021, 06:32 WIBEditor : Yulianto

daun salam | Sumber Foto:Soleman

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --Daun salam selama ini sudah banyak dikenal masyarakat untuk mengobati atau menurunkan kadar beberapa penyakit. Daun salam mengandung minyak atsiri eugenol dan sitral, juga mengandung fluoretin, selain itu juga mengandung tannin, flavonoid, triterpene, polifenol dan alkaloid.

Dengan kandungan itu, daun banyak digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, tekanan darah tinggi, asam urat, diare dan gatal-gatal. Kulit batang dan akar: kudis dan gatal-gatal. Buah: untuk mengatasi mabuk akibat alkohol.

Untuk mengobati kencing manis, resepnya, sediakan 7 lembar daun salam, 3 gelas air. Daun salam dicuci bersih direbus dengan 3 gelas air hingga 1 gelas, setelah dingin saring dan bagi dua untuk diminum pagi dan sore.

Bisa juga dengan 8-15 lembar daun salam segar, 30 gram sambiloto, 2 gelas air. Daun salam dan sambiloto dicuci bersih direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas, setelah dingin saring, minum sebelum makan dan lakukan 2 kali sehari.

Sedangkan untuk tekanan darah tinggi, sediakan 7-10 lembar daun salam dan 3 gelas air. Cuci daun salam kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, setelah dingin saring dan minum sekaligus pada malam hari.

Sementara untuk menurunkan kolesterol darah, sediakan 15 lembar daun salam, 2 gelas air. Daun salam dicuci bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin saring dan air saringannya diminum 2 kali sehari.

Sementara itu untuk mengobati asam urat, sedaikan 10-15 lembar daun salam dan 3 gelas air. Daun salam dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin saring minum air rebusan 2 kali sehari masing-masing ½  gelas.

Salam dengan nama latin Syzygium polyanthum (Wight) Walp, memiliki sinonim Eugenia polyantha Wight. Para ahli menggolongkan tanaman ini kedalam famili Myrtales. Ciri dari tanaman ini adalah pohon bertajuk rimbun dengan panjang mencapai 25 m. Batang bulat, permukaan licin dan berwarna putih kecoklatan.

Daun majemuk menyirip genap, permukaan licin, tepi rata, ujung meruncing, pangkal runcing, panjang 10-14 cm, lebar 4-8 cm. Permukaan atas hijau tua dan permukaan bawah hijau muda. Bunga bentuk malai dan keluar di ujung batang. kelopak bunga bentuk piala diameter 4 mm, hijau panjang 2-3,5 mm dan berwarna putih. Putik panjang 1,5-2 mm, hijau keputihan.

Buah buni, bulat diameter 1,2 cm, hijau dan setelah tua coklat kehitaman. Biji bulat, diameter 1 cm dan berwarna coklat. Akar tunggang dan berwarna coklat muda.

Efek Farmakologis

Eksrak daun salam konsentrasi 2 gr/ml mampu menurunkan kadar kolesterol total pada tikus. Hasil uji klinis ekstrak daun salam dengan dosis 250 mg yang diberikan 3 kali sehari menunjukkan kecenderungan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan 2 jam setelah makan terutama pada gula darah dibawah 200 mg/dl. Kandungan flavonoid dalam daun salam dapat menurunkan tekanan darah.

Ekstrak air daun salam yang diberikan pada mencit mampu menurunkan kadar glukosa darah sampai 45,5 persen. Wanita hamil dilarang minum tanaman obat ini. Bagian buah terutama bijinya beracun, jika buah segar di makan langsung bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang sampai pingsan. Penggunaan dalam jangka waktu lama dan dosis berlebihan menimbulkan efek samping seperti sakit kepala kronis.

Reporter : Soleman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018