Friday, 01 July 2022


Mappadendang, Tradisi Suku Bugis Syukuri Panen Berlimpah

23 May 2022, 09:48 WIBEditor : Herman

Tradisi Mappadendang di Sidrap SUlawesi Selatan

TABLOIDSINARTAI.COM, Sidrap --- Masyarakat suku Bugis di Sidrap Sulawesi Selatan menggelar tradisi Mappadendang. Pesta adat yang sudah berjalan turun temurun ini digelar untuk mensyukuri panen yang berlimpah.  

Mappadendang Sebagai bentuk suka cita dan kesyukuran atas hasil panen petani yang melimpah digelar di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan. 

Dalam tradisi Mappadendang masyarakat melakukan ritual menumbuk padi dalam lesung panjang dengan lubang enam, hingga dua belas yang disebut Pallungeng, menggunakan alat tumbuk yang suku Bugis sebut alu.  

Saat ritual, para pemukul padi menggunakan pakaian khas tradisional bernama baju bodo. "Dulu, ritual ini dilakukan hampir di seluruh wilayah di Sulawesi Selatan setiap musim panen raya. Namun sekarang, tradisi ini seakan ditinggalkan dan hanya beberapa daerah saja yang masih melakukan. Itu pun hanya segelintir. 

Selain bentuk suka cita, ritual  Komponen utama dalam ritual  mappadendang tersebut dimainkan enam perempuan, dan tiga pria, atau secara berpasang-pasangan, petani saling berhadapan dengan masing-masing alu di tangan. 

Masyarakat Lawawoi  Mappadendang juga diartikan agar pada saat memasuki musim tanam hingga musim panen berikutnya, petani tetap mendapatkan kemakmuran dan hasil panen yang melimpah. 

Bupati Sidrap Dollah Mando yang menghadiri acara adat Mappadendang dan tampak bergabung dengan tokoh masyarakat dan warga menumbuk lesung dengan tongkat sebagai penumbuknya.  

Tumbukan lesung secara beramai-ramai tersebut, menghasilkan irama yang memeriahkan acara mappadendang. 

Dollah mengatakan, kegiatan itu menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali kekeluargaan.  

"Semoga kegiatan ini mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat gotong-royong masyarakat, khususnya di Kelurahan Lawawoi," kuncinya.   

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Watang Pulu, Iptu Jayadi Djaya, Lurah Lawawoi, Alpiar, Bhabinkamtibmas Lawawoi, Haruna, serta tokoh masyarakat watang pulu dan undangan lainnya. 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018