Kamis, 09 Februari 2023


Kata dr. Boyke, Bawang Putih Paten untuk Vitalitas Pria

03 Des 2022, 05:34 WIBEditor : Yulianto

dr. Boyke (kiri) bersama Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto | Sumber Foto:Humas Horti

TABLOIDSINARTANI.COM, Depok---Kandungan allicin yang terdapat pada bawang putih ternyata bermanfaat bagi kesehatan, terutama kaum pria. Rutin mengonsumsi bawang putih setiap hari terbukti menjaga vitalitas pria.

Memang bawang putih ini memiliki kemampuan menjaga kejantanan pria. Rutin mengkonsumsi bawang putih setiap hari terbukti menjaga vitalitas pria. Bahkan bagi para pasien wasir, rutin mengoleskan bawang putih ke area yang terinfeksi mampu mengurangi efek iritasi,” kata Praktisi Kesehatan, dr. Boyke Dian Nugraha saat Talk Show Bangga dengan Bawang Putih Nusantara dalam ajang Jambore Hortikultura di Depok, Jumat (2/12).

Manfaat bawang putih tersebut menurut Boyke dikarenakan kemampuannya untuk mengencerkan darah. Bahkan jika kita rutin mengonsumsi bawang putih, maka akan membantu pancreas menjadi baik, sehingga otomatis diabetes menjadi baik. “Tekanan darah tinggi juga bisa turun dalam satu bulan. Secara umum, asalkan menerapkan pola hidup sehat, pola makan yang sehat disertai olahraga rutin, ujarnya.

Sementara itu Praktisi Jus Bawang Putih Power-G, Cik Mirah mengatakan, bawang putih sangat baik untuk menjaga stamina. Berawal dari niatan itu, jus buatannya dikembangkan hingga ke skala bisnis.

Cik Mirah bercerita, awalnya mengembangkan jus bawang putih tersebut untuk menjaga kesehatan yang saat itu ada keluarga terkena sakit jantung. Ketika dirinya membuat jus bawang putih dan rutin dikonsumsi, terbukti penyakit jantung yang diderita relatif stabil dan tak mengalami keluhan.

Dari situlah jus ini saya kembangkan. Tidak hanya baik untuk jantung dan melancarkan peredaran darah, namun juga untuk asam urat dan penyakit prostat seperti yang disampaikan Dr Boyke,” kata Cik Mira.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto juga mengakui, bawang putih lokal memang kaya akan allicin. Sebagaimana diketahui, allicin adalah salah satu senyawa yang ada di bawang putih yang berfungsi sebagai antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. “Meskipun bawang putih lokal kita kebanyakan berukuran kecil, namun wanginya dan rasanya jauh lebih kuat dari pada produk impor,” ujarnya.

Namun lanjut Prihasto tidak semua bawang putih lokal berukuran kecil. Di dalam negeri ada varietas Tawangmangu Baru yang ukuran siungnya menyamai bawang putih impor. Selain itu lumbu hijau, lumbu kuning, jangkiriah adro juga berukuran relatif besar. “Tentunya jika diikuti perlakuan tanam yang baik, tambahnya

Sementara itu, Pusat Kajian Hortikultura Tropikika, Prof Sobir mengatakan, varietas Lumbu Putih pun berpotensi berukuran besar. Penelitian yang dilakukan IPB University menunjukkan jika umumnya bawang putih ditanam pada dataran tinggi, maka kini tengah dilakukan mutasi genetis.

“Kami tengah melakukan penelitian untuk mutase genetis untuk lumbu putih. Hal ini dilakukan agar bawang putih yang umumnya ditanam di dataran tinggi, kami upayakan untuk bisa dibudidayakan di dataran rendah,” ujar Sobir.

Turut meramaikan, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Mie Nusantara sekaligus pemilik Bakso Petruk, Lasiman mengatakan, event ini adalah kesempatan yang unik untuk mengangkat bawang putih nasional. Sebenarnya pedagang bakso menggunakan hampir 70 persen bawang putih.

"Setiap 5 kg daging untuk bakso memerlukan 0,5 kg bawang putih. Sedangkan bumbu bakso bisa 0,5 kg. Artinya hampir 3,5 ton/bulan saya menggunakan bawang putih,” kata Lasiman.

Selama ini Lasiman mengakui menggunakan bawang impor, karena dirinya sulit mencari bawang putih lokal. Kami menginginkan pemerintah menggerakan tanam bawang putih agar kebutuhan selalu ada. Kami siap tampung bawang putih lokal asalkan ada stok,”pungkasnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018