Sabtu, 24 Februari 2024


Burung Merpati, Si Setia yang Juga Bisa Menyusui

15 Des 2023, 12:43 WIBEditor : Gesha

Indukan merpati ternyata menyusui | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor -- Professor IPB University mengungkapkan fakta menarik mengenai burung merpati. Ternyata, burung yang identik dengan kesetiaannya ini bisa menyusui! 

Merpati, burung yang tak hanya menginspirasi kehidupan manusia, tapi juga memberikan contoh kesetiaan yang melekat dalam istilah 'jinak-jinak merpati.'

Penelitian menunjukkan tingkat kecerdasan tinggi pada merpati, seperti yang diungkapkan oleh Prof Ronny Rachman Noor dari IPB University.

Dalam kelompok famili Columbidae, merpati domestik (Columba livia domestica) menarik perhatian dengan keunikan sosialnya, sering hidup berkelompok dengan sekitar 20-30 ekor.

Keistimewaan merpati tidak berhenti di situ, karena kesetiaan mereka dalam berpasangan menciptakan kisah yang berlangsung seumur hidup.

Catatan sejarah mencatat interaksi manusia dan merpati ribuan tahun lalu di Mesopotamia, Irak, sekitar 3000 SM.

Prof Ronny menyoroti tanggung jawab yang luar biasa, baik pejantan maupun induk merpati yang bergantian dalam mengerami telur, memberi makan, dan membesarkan anak-anaknya. 

Namun, lanjut Prof Ronny, ada satu keunikan burung merpati yang sangat jarang dimiliki oleh burung lain. Yakni kemampuan jantan dan betina menghasilkan ‘susu’ yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Di dunia ini hanya ada tiga jenis burung yang menghasilkan ‘susu’, yaitu burung merpati, flamingo dan penguin kaisar jantan.

"Tidak seperti hewan mamalia yang menghasilkan dan menyalurkan susu kepada anaknya melalui puting susu, merpati menghasilkan dan menyimpan susunya di tembolok. Susu ini menjadi makanan utama anak-anaknya dengan cara mengalirkannya dari merpati dewasa ke anaknya," sebutnya.

Susu merpati, yang kental dan berwarna kuning, mengandung protein, lemak, dan antioksidan. Prof Ronny menjelaskan bahwa produksi susu ini dipicu oleh hormon prolaktin, mirip dengan proses pada manusia. Kandungan gizi tinggi dalam susu memungkinkan anak merpati tumbuh dan berkembang cepat serta sehat.

Selain itu, keunikan navigasi merpati mencengangkan. Kemampuannya mencari jalan pulang setelah perjalanan jauh melibatkan medan magnet, reseptor khusus di mata, indra penciuman, dan frekuensi infrasonik rendah.

Spekulasi muncul tentang penggunaan merpati dalam perang untuk mengirim pesan rahasia, yang sering ditempelkan pada kaki dan punggung merpati.

Prof Ronny juga mengungkap ketajaman pendengaran luar biasa merpati, terkait dengan pendeteksian frekuensi suara rendah yang tidak terdengar oleh manusia.

Ketinggian terbang merpati mencapai 1.828,8 meter di atas permukaan laut, dengan kecepatan rata-rata 125 km per jam dan rekor kecepatan terbang mencapai 149 km per jam.

Dengan semua keunikan ini, merpati menjadi daya tarik bagi para hobiis sebagai hewan peliharaan. Selebritis seperti Claude Monet, Picasso, Walt Disney, Elvis Presley, dan Mike Tyson terinspirasi oleh keunikannya, menjadikan merpati sebagai sumber inspirasi dan hobi.

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018