Kamis, 22 Januari 2026


Panen Melimpah! Mappadendang di Kulo Jadi Wujud Syukur Petani Sidrap

11 Nov 2025, 10:32 WIBEditor : Herman

Warga di Saoraja, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menggelar tradisi adat Mappadendang

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Warga di Saoraja, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menggelar tradisi adat Mappadendang pada Ahad (9/11) malam. Tradisi ini menjadi ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen padi pada musim tanam kali ini.

Acara berlangsung semarak dan dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif. Ia menegaskan bahwa Mappadendang bukan sekadar pesta budaya, melainkan penghormatan atas kerja keras para petani yang selama ini menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah.

“Tradisi Mappadendang adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT atas hasil panen yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus mendukung pelestarian budaya pertanian seperti ini,” ujar Bupati Syaharuddin.

Ia menyampaikan, sektor pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan di Sidrap. Berbagai program seperti penyediaan benih unggul, peningkatan jaringan irigasi, hingga pembinaan kelompok tani terus digalakkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kita ingin pertanian Sidrap semakin maju, didukung teknologi namun tetap menjaga nilai gotong royong yang sudah menjadi karakter masyarakat kita,” tambahnya.

Tokoh adat Kulo, Prof. Andi Alimuddin Unde, menjelaskan bahwa Mappadendang merupakan tradisi turun-temurun yang telah berlangsung lebih dari seratus tahun.

“Ini bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga momen memperkuat kebersamaan dan menjaga semangat kerja menghadapi musim tanam berikutnya,” jelasnya.

Dalam tradisi Mappadendang, warga menumbuk padi menggunakan alu dan lesung secara berirama, disertai musik tradisional dan doa bersama.

Irama tumbukan tersebut melambangkan kekompakan dan rasa syukur masyarakat terhadap hasil bumi.

Reporter : Suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018