
Tradisi Tudang Sipulung, Petani Sidrap Siap hadapi Musim Tanam
TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Salah satunya terlihat dalam kegiatan tradisi Tudang Sipulung yang digelar di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Tani Desa Lagading ini menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Indeks Pertanaman (IP) musim tanam kedua tahun 2026.
Tudang Sipulung, yang merupakan tradisi khas masyarakat setempat, tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga menjadi wadah musyawarah strategis bagi para petani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 05/Dua Pitue, Pelda Rusdi, bersama sejumlah unsur terkait, di antaranya perwakilan Camat Pitu Riase, Kepala Desa Lagading, PPK Pitu Riase, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, Ketua KTNA, pengurus Gapoktan, Brigade Pangan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam forum tersebut, berbagai isu penting dibahas secara terbuka, mulai dari kesiapan lahan, ketersediaan benih dan pupuk, hingga pengaturan sistem pengairan. Diskusi ini bertujuan memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan optimal demi mencapai target produksi yang maksimal.
Pelda Rusdi menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam menyukseskan program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpetani dan seluruh stakeholder terkait.
“Tudang Sipulung ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah para petani. Dengan perencanaan yang matang, kita optimistis hasil panen ke depan akan semakin meningkat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat dan motivasi petani terus tumbuh dalam mengelola lahan pertanian. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat pun diyakini mampu mendorong peningkatan produksi yang berdampak positif terhadap perekonomian daerah.