Friday, 25 September 2020


Soedjai Kartasasminta: Sehat di Usia Senja, Teruslah Berkarya

15 Oct 2018, 15:19 WIBEditor : Yulianto

Soedjai Kartasasmita saat memberikan tips sehat di usai senja | Sumber Foto:Yulianto

TABLOIDSINARTANI.COM, Serpong---Saat memasuki usia pensiun kadang membuat orang stress. Bahkan kemudian menimbulkan banyak penyakit. Nah, jika ingin tetap sehat di usia senja, inilah tips dari Soedjai Kartasasmita, Ketua Dewan Pembina Yayasan Museum Perkebunan Indonesia.

Apa tipsnya? “Teruslah berkarya,” ujar Soedjai saat worshop ‘Warga Senior Masih Terus Berkarya” pada kegiatan Senior Citizen Expo di ICE BSD, Serpong, akhir pekan lalu. Salah satu bentuk karya tersebut ungkap Soedjai yang kini berusia hampir 92 tahun ini adalah fotografi. Baginya, fotografi bisa menghilangkan stress.

Bukan hanya itu, manfaat fotografi cukup banyak. Misalnya, memperbanyak kenalan dan silaturahim. “Pada 27 Agustus lalu, saya diundang Kementerian Luar Negeri bertemu dengan Dubes Bosnia. Saya bisa berkenalan dengan Dubes Bosnia, karena fotografi,” tuturnya.

Karena itu menurut Soedjai, kalau mau sehat tergantung kita sendiri, apakah mau berkarya atau tidak? “Kalau saya, harus berkarya,” ujar Soedjai yang mulai mendalami fotografi saat perang Vietnam. “Kita yang sudah tua ini harus aktif berkegiatan. Kalau diam saja di rumah, bikin suntuk dan stress. Kita harus pro aktif,” pesannya.

Bentuk karya Soedjai lainnya adalah menjadi salah satu pendiri Museum Perkebunan Indonesia yang berlokasi di Medan, Sumatera Utara. Museum tersebut telah diresmikan pada Hari Perkebunan Nasional, 10 Desember 2016.

Saat ini Seodjai juga tengah mempersiapkan berdirinya Museum Perkebunan Indonesia yang kedua bersama salah satu persuhaan perkapalan Belanda. Rencananya museum tersebut akan diresmikan bertepatan juga dengan Hari Perkebunan Nasional, 10 Desember 2018 mendatang.

 Jangan segan belajar dan menjaga kepercayaan

Pesan lainnya agar tetap sehat dari Soedjai adalah jangan segan belajar. Dengan belajar, kita akan terus memperbaharui informasi yang tengah berkembang (up to date). Bahkan pada Januari 2015 dirinya masih menjadi peserta program perguruan tinggi Singapura dan Francis.

“Agustus lalu saya juga masih hadir dalam pertemuan dengan profesor di Malaysia. Yang penting pada usia tua jangan segan belajar, harus terus up to date,” ujarnya.

Pesan penting lannya dari Seodjai agar tetap hidup sehat di usai tua adalah menjaga kepercayaan. “Jangan sampai ketika kita sudah uzur, orang lalu beranggap kita tidak bisa dipercaya. Kita harus bisa memberikan inspirasi bagi yang muda,” katanya.

Soedjai mencontohkan, salah satu bentuk kepercayaan itu adalah dirinya bisa mendapatkan visa ke AS dan Eropa hanya dalam waktu 2 menit. “Ini bentuk kepercayaan mereka kepada saya. Jadi kepercayaan orang itu harus dijaga,” ucapnya.

 Olah raga dan atur pola makan

Bagaimana soal olahraga? Soedjai mengatakan, hal itu juga penting dilakukan bagi orang yang sudah berusia tua. Ketua Pensiunan PNS Kementerian Pertanian ini, selalu berolah raga jalan kaki 15-30 menit setiap hari. Dengan jalan kaki, sampai kini dirinya tidak pernah mengeluhkan ada otot yang sakit.

“Bahkan saya masih kuat melakukan penerbangan dari Indonesia ke AS, kemudian Panama dan Brazil. Tidak ada larangan. Usia itu bukan penghalang, yang penting kita sehat,” katanya.

Untuk pola makan, Soedjai mengingatkan, bagi orang yang sudah berusia senja memang sudah seharusnya mengatur pola makan. “Jangan makan terlalu kenyang walaupun makanan itu enak. Kalau sudah cukup segera berhenti,” pesannya seraya menambahkan, jangan terjebak dengan makanan enak.

Selain itu ungkapnya, biasakan juga sarapan pagi. Dirinya sejak 30 tahun lalu memakan pepaya lebih dahulu sebelum makan yang lainnya. “Duren saya tolak, meski boleh saja sekali-kali. Kambing guling juga saya tolak,” ujarnya berseloroh. Yul

Reporter : Yulianto
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018