Sunday, 11 April 2021


Begini Cara Mengolah Jengkol Biar Tidak Bau

26 Oct 2018, 19:52 WIBEditor : Gesha

Merendam jengkol bisa menjadi salah satu cara menghilangkan bau | Sumber Foto:ISTIMEWA

Diolah Benar, Jengkol Tidak Berbau

 TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Selama ini banyak yang menghindari makan jengkol lantaran bau. Padahal kalau diolah secara benar, jengkol bisa dikonsumsi tanpa meninggalkan bau.

Di Indonesia, jengkol biasa diolah sebagai masakan bersama bumbu seperti gulai atau semur. Teksturnya kenyal, aromanya cukup menyengat.

Jengkol sesungguhnya termasuk bahan pangan kaya gizi. Hasil penelitian memperlihatkan, jengkol kaya karbohidrat, protein, vitamin A, B, dan C, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin.

Bahkan, kandungan protein jengkol masih lebih tinggi daripada tempe (18,3 gram per 100 gram bahan) yang selama ini disebut-sebut sebagai sumber pangan nabati berprotein tinggi. 

Sayangnya, banyak yang menghindari jengkol karena bau. Padahal  jika diolah dengan benar , jengkol tidak meninggalkan bau.

Sebelum memasak, jengkol bisa direndam dalam air kapur sirih, atau direbus bersama air kapur sirih semalaman.

Baca Juga : Jaring, Kudapan Jengkol Khas Banjarmasin

Selain itu, bisa juga ditambahkan daun jeruk, atau merebusnya dan membubuhi air dengan abu gosok. Cara lain adalah dengan merebusnya bersama daun salam atau daun jambu biji.

Setelah menyantap jengkol, Anda bisa meminimalkan bau mulut juga bau urin yang ditimbulkannya. Caranya dengan makan mentimun dan banyak minum air putih atau kopi.

Selain itu, Anda juga dapat minum satu sendok makan kecap manis, atau berkumur dengan air garam. Cara lain dengan mengunyah cengkeh, adas, atau biji adas. Bisa juga mengunyah beras sampai halus lalu berkumur.

Jika belum berhasil, Anda bisa berkumur atau minum air jeruk nipis atau air sirih, juga mengunyah kencur.

Minum susu dan sikat gigi serta berkumur dengan larutan penyegar napas juga disarankan untuk menghilangkan bau jengkol.

Reporter : YN
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018