Jumat, 23 Februari 2024


Bogor Agro-Science Techno Park - Wahana Hilirisasi Produk Penelitian Pertanian

14 Des 2018, 20:39 WIBEditor : Gesha

Bogor Agro Science Technopark jadi hilirisasi inovasi pertanian | Sumber Foto:HUMAS KEMENTAN

Mau belajar pertanian? Datang saja ke BASTP

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor----  Kementerian Pertanian sudah menetapkan Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu sebagai Bogor Agro Science Techno Park (BASTP), beberapa bulan yang lalu. Kawasan ini jadi bentuk layanan Kementan dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian berbasis inovasi.

Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Haris Syahbuddin mengatakan bahwa, lokasi tersebut memiliki fungsi sebagai simpul dan ruang pamer teknologi pertanian yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

"Kawasan ini menegaskan bahwa ikon kota Bogor adalah kota dengan sejuta taman. Atau bisa juga disebut sebagai taman ilmu pengetahuan pertanian untuk membantu meningkatkan keterampilan pelaku agribisnis," kata Haris, Jumat (14/12).

BASTP menyediakan materi informasi sumberdaya genetik dan lahan yang berisi pengembangan ilmu pengetahuan teknologi inovatif serta fasilitas belajar peragaan teknologi unggul pada bidang pertanian.

Kawasan ini juga dilengkapi dengan area pusat peragaan proses penelitian, pengkajian, pengembangan serta aplikasi teknologi yang unggul pada bidang pertanian.

"Karena itu kami telah merumuskan enam layanan yang dapat diakses secara luas. Akses ini diantaranya wisata ilmiah, kunjungan edukasi, Inkubasi bisnis pertanian dan konsultasi kelayakan usaha pertanian," terang Haris.

Haris mengatakan, semua akses meliputi sarana informasi mengenai jenis-jenis tanaman sebagai proses pembelajaran dan pembekalan pada bidang usaha berikut layanan konsultasi secara langsung dengan pakar di bidang teknologi pertanian dan agribisnis.

"Misalnya untuk layanan jasa analisis finansial serta ekonomi dalam prorses membangun usaha bagi wirausahawan muda. Sebab, disisni sudah tumbuh para wirausahawan seperti pengusaha olahan tepung Mocaf, Vinegar air kelapa, Snack bar, Sop Instan, peternakan ayam KUB dan penangkar tanaman buah," papar Haris.

Masyarakat juga bisa mengunjungi dan mengikuti kegiatan riset, baik masyarakat umum seperti instansi, pelajar, mahasiswa maupun pribadi, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan khusus untuk kalangan tertentu (petani dan lain-lainnya)

Tapi, baik tipe 1 maupun 2, kawasan BASTP memfasilitasinya dengan kawasan tanaman obat seperti griya jamu, taman agro inovasi, agro sinema, gerai produk hasil litbang pascapanen, laboratorium kultur jaringan, bank gen, lab agroklimat dan hidrologi.

"Selain itu, ada juga layanan linformasi geospasial, laboratorium nano teknologi, laboratorium pengujian mutu beras dan laboratorium penyakit ternak. Dengan semua layanan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meraih kejayaan pertanian Indonesia," jelas Haris.

Sekedar diketahui, Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu terdiri dari sembilan pusat penelitian atau balai besar penelitian. Tiga balai penelitian diantaranya sudah dilengkapi dengan laboratorium, kebun percobaan, pusat penelitian.

"Secara operasional, BASTP merupakan kasawan penelitian dan pengembangan teknologi pertanian terpadu yang memperagakan sumber inovasi pertanian dalam bentuk sumberdaya, sarana, proses menghasilkan, dan penerapan teknologi unggul bidang pertanian," pungkas Haris.

 

Reporter : Budi H
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018