Senin, 26 Agustus 2019


Begini Cara Rawat Ikan Botana Biru di Akuarium

04 Jan 2019, 19:29 WIBEditor : Gesha

Ikan Botana Biru menggemaskan namun sedikit rumit jika menjadi reefer pemula | Sumber Foto:ISTIMEWA

Ikan botana biru lebih sensitif pada sampah organik dan tingkat amonia, nitrit dan nitrat sehingga harus dijaga pada level sangat rendah.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta ---- Banyak ikan hias yang bisa Anda rawat di dalam akuarium air laut. Salah satunya ikan botana biru. Warna biru yang terang menjadikan Anda betah melihatnya meliuk-liuk dalam akuarium.

Masih ingatkah Anda dengan ikan pipih berwarna biru terang yang memiliki sifat pelupa dalam film Finding Nemo?. Ya, dialah Dori dari jenis ikan botana biru atau jenis Regal Tang yang menggemaskan.

Di alam bebas, ikan botana biru memiliki ukuran terbesar sepanjang 54 cm. Ikan ini memiliki warna dasar biru dan dada berwarna putih.

Kepala berwarna hitam dan dihiasi dengan garis putih yang luas yang membentang dari dasar sirip dada ke tenggorokan.

Dubur dan sirip perut berwarna putih. Sirip punggung berwarna kuning dengan pinggiran putih dan garis hitam.

Di alam liar, alga, ganggang, dan tumbuhan kecil yang ditemukan di celah-celah karang adalah makanan utama Botana Biru.

Bagi para pemain akuarium laut (reefer) ikan ini memang menjadi pilihan utama. Seperti yang diungkapkan oleh reefer asal Jakarta, Dwika Ayas Larasati yang menyukai ikan jenis botana biru lantaran warna yang sangat bagus dan tidak usil pada karang.

“Untuk reefer memang agak sulit-sulit gampang mencari ikan yang cocok dipelihara dalam wadah ekosistem terumbu karang. Nah, ikan botana biru ini dirasa cocok lantaran warna dan tidak memotong-motong karang. Jadi karang juga masih bisa tumbuh dengan bagus,” ungkapnya.

Merawat si botana biru ini sedikit rumit seperti yang diungkapkan oleh reefer asal Medan, Jong Huat. “Saya waktu itu pakai filter standar, awalnya enggak kenapa-kenapa, tapi setelah dua minggu berjalan ikan botana biru saya mati terlebih dahulu kemudian disusul ikan kepe-kepe dan lainnya,” ungkapnya.

Dari sini ia belajar untuk memperhatikan filter yang digunakan. Sebab ikan botana biru lebih sensitif pada sampah organik dan tingkat amonia, nitrit dan nitrat sehingga harus dijaga pada level sangat rendah.

Amonia dan nitrit harus disimpan pada tingkat non-terdeteksi dan jumlah nitrat tidak boleh melebihi 10 ppm.

“Belum lagi kondisi air harus hangat idealnya sekitar 27C – 29C. Jaga nilai pH dalam kisaran 8,2 – 8,4. Tidak seperti spesies Botana lainnya, Botana Biru tidak dapat mengatasi dengan baik nilai-pH dibawah 8.2,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Jong, Botana biru sebenarnya spesies sensitif dan hanya dapat direkomendasikan untuk aquarists laut profesional dengan akuarium besar.

“Tidak seperti banyak spesies ikan karang lainnya, ikan ini memiliki wilayah yang besar di alam liar (dari beberapa puluh hingga beberapa ratus meter persegi) maka dari itu akan sulit untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di akuarium,” ungkapnya.

Ikan botana biru juga tergolong perenang dan penjelajah yang handal sehingga butuh space akuarium yang besar.

Disarankan ukuran panjang akuarium harus melebihi 6 kali dari panjang tubuhnya, misal anda memiliki Botana Biru dengan panjang tubuh 10cm minimal anda memerlukan panjang akuarium 60cm atau lebih, karena dengan akuarium yang panjang, akan membuat Botana Biru dapat berenang dengan bebas.

Kondisi air akuarium pun harus stabil dan dalam kondisi yang sesempurna mungkin disesuaikan dengan kebutuhan Botana Biru  tersebut, sebelum Anda menambahkan Botana Biru.

Tunggu sampai Anda memiliki akuarium dengan banyak lumut karena Botana Biru adalah jenis ikan herbivora.

Akuarium harus berisi banyak Live Rock. Akuarium terumbu adalah akuarium yang baik untuk memelihara Botana Biru karena Botana Biru hidup di daerah rataan terumbu.

Botana Biru adalah spesies yang cukup damai dengan spesies lainya tetapi akan agresif terhadap spesies yang sama jenisnya.

Hindari memelihara ikan yang mirip dengan Botana Biru secara fisik, sikap bahkan makanan seperti contohnya Botana Kaca Mata. Hal ini paling aman untuk menahan ikan dari perkelahian.

Pakan

Untuk makanan, berikan makanan yang bervariasi, misalnya pakan ikan, ganggang laut segar atau kering dan sayuran rebus seperti brokoli, wortel dan bayam.

Sebaiknya tambahkan beberapa jenis flake atau pellet kaya vitamin C untuk mengurangi resiko menurunnya tingkat kesehatan, sesekali, Anda dapat memberikan beberapa potongan udang.

Hal yang terpenting untuk menjaga agar ikan botana biru tidak sakit adalah menjaga masukan botana biru ke dalam akuarium.

Melakukan  aklimasi karantina ikan baru sebuah sebuah akuarium karantina selama minimal dua minggu tidak akan hanya melindungi ikan lain, juga akan membuat lebih mudah bagi Anda untuk mengobati tanda-tanda penyakit dan memberikan kesempatan ikan untuk memulihkan kondisinya tanpa terganggu oleh ikan lain.

 

Hindari juga pembelian spesimen ini jika ada tanda-tanda stress, sakit atau cedera, karena perawatan mereka sangat sulit apalagi bila kita harus membuat mereka sehat kembali.

Tanda-tanda seperti robek sirip, sesak napas, menggaruk pasir atau karang secara berlebihan, dan kekurusan.

Bahkan jika spesimen Anda tampaknya sehat, selalu disarankan untuk melakukan karantina sebelum Anda mencampurkannya ke akuarium dengan ikan lain, karena Botana Biru sangat rentan terhadap penyakit, terutama White Spot.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018