Senin, 22 April 2019


Cegah DBD dengan Tanaman Hias Pengusir Nyamuk

04 Peb 2019, 18:39 WIBEditor : Gesha

Bunga Lavender bisa digunakan untuk tanaman hias pengusir nyamuk | Sumber Foto:DEKORUMA

Tanaman pengusir nyamuk ini dapat ditanam di pot, baik itu disimpan di dalam maupun di luar rumah. Bahkan dapat pula dijadikan tanaman hias di dalam rumah.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) memang selalu membayangi jika musim penghujan tiba. Padahal, ada pencegahan dini yang bisa dilakukan masyarakat. Salah satunya dengan bertanam tanaman hias pengusir nyamuk.

Indonesia sendiri memang merupakan negara endemi DBD. Berdasarkan catatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 1 Februari 2019 sudah ada lebih dari 15 ribu kasus DBD di Indonesia. 

Iklim tropis memang lokasi yang rentan berkembangbiaknya nyamuk. Kondisi cuaca hujan maupun panas serta adanya genangan air, membuat telur-telur nyamuk dapat menetas dengan baik dan tepat waktu. 

Berbagai upaya pencegahan maupun penangan penyakit DBB telah dilakukan pemerintah yang tentunya membutuhkan bantuan kesadaran masyarakat pula. Pencegahan penyakit DBD juga dapat dilakukan oleh masyarakat sejak dini yaitu dengan menanam tanaman yang dapat mengusir nyamuk.

Tanaman pengusir nyamuk ini dapat ditanam di pot, baik itu disimpan di dalam maupun di luar rumah.

Bahkan dapat pula dijadikan tanaman hias di dalam rumah. Tanaman ini bisa diletakkan di sudut- sudut ruangan dalam rumah sebagai media pengusir nyamuk.

Sementara untuk penempatan di luar rumah sebaiknya diletakkan dekat pintu, jendela atau lubang udara lainnya agar aroma tanaman terbawa angin masuk ke dalam ruangan.

 

Lalu apa saja sih tanaman pengusir nyamuk itu ?

Zodia (Evodia suaveolens)

Menurut Sugati dalam Jurnal Vektora terbitan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit, Kementerian kesehatan, tanaman zodia menghasilkan aroma yang cukup tajam karena mengandung evodiamine dan rutaecarpine sehingga tidak disukai serangga.

Daun zodia juga terasa pahit, sehingga sering digunakan sebagai obat tradisional, sebagai tonik untuk menambah stamina tubuh, sementara rebusan kulit batangnya bermanfaat sebagai pereda demam malaria.

Lavender (Lavandula latifolia)

Tanaman lavender sering sekali digunakan sebagai bahan dasar lotion anti nyamuk. Tampilan bunga cantik kecil warna ungu ini ternyata dapat mengusir nyamuk.

Menurut Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Univeritas Pattimura, hal ini karena tanaman lavender mempunyai kairomon yang menimbulkan aroma yang tidak disenangi nyamuk.

Geranium (Geranium homeanum)

Berdasarkan Jurnal Bionatura oleh Sanjaya dkk, pengujin ekstrak geranium ternyata ampuh mengusir nyamuk Aedes aegypti dengan mengganggu organ penciuman nyamuk. Dengan konsentrasi 80 persen efektif dengan daya proteksi sebesar 44,38 persen.

Serai wangi (Cymbopogon narus)

Menurut penelitian Manurung dan kawan-kawan dari Universitas Sumatera Utara, serai wangi mengandung minyak atsiri yang berfungsi untuk pengusir nyamuk.

Selain itu dapat juga digunakan sebagai repelen berupa air perasan, tidak melekat atau lengket, baunya sangat wangi, tidak beracun dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

 

Reporter : PUTRI
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018