Rabu, 18 September 2019


Taman Herbalia Bakal Jadi Wisata Baru Istana Cipanas

18 Mar 2019, 11:58 WIBEditor : Gesha

Kepala Balittro, Dr. Wiratno (paling kanan), Kepala Istana Cipanas (Nomor 2 dari kanan) berserta rombongan saat mengunjugi Petak Pamer Balittro. | Sumber Foto:MUKHLIS

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Cipanas --- Sebagai aset negara dan objek wisata, Istana Kepresidenan di Cipanas akan membuka Taman Herbalia. 

Rencana dimulai saat Istana Kepresidenan Cipanas berkerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) untuk mengembangkan taman tersebut. Taman ini nantinya akan memiliki beragam jenis tanaman herbal yang berciri khas Indonesia.

Kepala Istana Presiden Cipanas, Ucu, SE, MM, AK, CA ketika mengunjungi Petak  Pamer Balittro di Cimanggu Bogor menjelaskan bahwa saat ini pihak Istana kepresidenan akan bekerja sama dengan Balittro akan mengoptimalkan taman herbalia yang sudah ada di Istana Cipanas. 

“Taman herbalia yang ada dilingkungan Istana Cipanas telah diresmikan pada tahun 2012 oleh Ibu Ani Bambang Yudhoyono. Namun saat ini, fungsi taman itu kurang optimal dan keragaman jenis tanaman herbal juga belum banyak” ujar Ucu yang saat itu didampingi oleh Kepala Balittro, Dr. Wiratno. 

Di samping optimalisasi taman herbalia, pihak istana juga ingin memanfaatkan begitu banyak sampah organic berupa daun, rumput, pohon dan ranting yang jumlah mencapai 95 persen, sedangkan 5 persen berupa sampah rumah tangga.

Selama ini sampah organic ini digunakan untuk makanan kuda, belum dimanfaatkan ke dalam bentuk lain. Untuk itu, mereka juga ingin mengembankan pengolahan sampah organic menjadi pupuk. 

Menanggapi pengembangan taman herbal, Kepala Balittro, Wiratno menjelaskan bahwa balainya siap mendukung optimalisasi Taman Herbalia.

Balittro memang telah memiliki beragaman komoditas tanaman herbal untuk melengkapi koleksi tanaman di istana Cipanas. 

“Balittro bukan hanya mampu mengoptimalkan taman herbalia dan aspek kesuburan tanaman, tetapi juga memiliki sumberdaya manusia yang mampu mengolah tanaman herbal menjadi makanan atau minuman kesehatan dan obat-obatan”, ujar Wiratno. 

Saat ini luas areal Istana Kepresidenan Cipanas mencapai 27 hektar, didalamnya tersedia berbagai sarana dan prasarana seperti Museum Koleksi Benda Seni, Telaga Kahuripan, hutan kota, pemandian air panas dan Gedung Bentol. 

Gedung Bentol ini adalah gedung yang memiliki nilai sejarah tinggi. Di gedung itu, Bung Karno membuat konsep-konsep pidato. 

Reporter : Mukhlis
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018