Kamis, 23 Mei 2019


Inilah 10 Khasiat Tempe yang Wajib Diketahui

01 Apr 2019, 16:00 WIBEditor : Yulianto

Tempe, pangan nan berkhasiat | Sumber Foto:Yulianto

Jika dilihat dari tingkat konsumsi, maka Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50 persen dari konsumsi kedelai Indonesia untuk memproduksi tempe

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Tempe kadang dianggap sebagai makanan kelas dua. Bahkan dahulu ada ungkapan yang membuat miris, bahwa masyarakat Indonesia adalah bangsa tempe (lemah). Padahal di balik ungkapan miring, ternyata tempe mengandung banyak khasiat. Bahkan mengonsumsi tempe, harusnya membuat masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang kuat.

Jika dilihat dari tingkat konsumsi, maka Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50 persen dari konsumsi kedelai Indonesia untuk memproduksi tempe, 40 persen tahu, dan 10 persen dalam bentuk produk lain (seperti tauco, kecap, dan lainlain). Konsumsi tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 6,45 kg.

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh.stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai "ragi tempe".

Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi.

Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif. Secara umum, tempe berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga terbentuk tekstur yang memadat. Degradasi komponen-komponen kedelai pada fermentasi membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas.

Menurut Widianarko, bahwa secara kuantitatif, nilai gizi tempe sedikit lebih rendah dari nilai gizi kedelai. Namun, secara kualitatif nilai gizi tempe lebih tinggi karena tempe mempunyai nilai cerna yang lebih baik. Hal ini karena kadar protein yang larut dalam air akan meningkat akibat aktivitas enzim Proteolitik.

Penelitian terhadap nilai gizi tempe terus dilakukan dan dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa tempe mengandung elemen yang berguna bagi tubuh, yakni asam lemak, vitamin, mineral, dan antioksidan.

Khasiat Tempe

1.    Protein yang terdapat dalam tempe sangat tinggi, mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare.

2.    Mengandung zat besi, flafoid yang bersifat antioksidan sehingga menurunkan tekanan darah.

3.    Mengandung superoksida desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas, baik bagi penderita jantung.

4.    Penanggulangan anemia. Anemi ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin karena kurang tersedianya zat besi (Fe), tembaga (Cu), Seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12, di mana unsur-unsur tersebut terkandung dalam tempe.

5.    Anti infeksi. Hasil survey menunjukkan bahwa tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe (R. Oligosporus) merupakan antibiotika yang bermanfaat meminimalkan kejadian infeksi.

6.    Daya hipokolesterol. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol.

7.    Memiliki sifat anti oksidan, menolak kanker.

8.    Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya, baik infeksi maupun degeneratif.

9.    Mencegah timbulnya hipertensi.

10.   Kandungan kalsiumnya yang tinggi, tempe dapat mencegah osteoporosis.

 

 

Reporter : Jhon David H
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018