Thursday, 02 April 2020


Pasokan Cabai Sampai Idul Fitri Relatif Aman

21 Feb 2020, 09:01 WIBEditor : Yulianto

Pasokan cabai dari petani tetap aman | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Masyarakat diminta tak khawatir dengan ketersediaan cabai dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya, berdasar Early Warning System (EWS), stok aneka cabai cukup hingga Maret mendatang. 

Kementerian Pertanian dalam hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura, bisa dengan optimal mengkoordinaskan sekaligus memantau sentra-sentra komoditas strategis hortikultura. Sistem EWS yang dikembangkan Kementan, merujuk pada data aktual pola tanam dan pola pasokan cabai, sehingga kondisi pasokan dalam 3 bulan ke depan sudah dapat diprediksi.

Hal tersebut sebagaimana arahan dan instruksi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan. SYL selalu mengingatkan jajarannya untuk menggunakan data yang akurat dalam setiap analisis pengambilan kebijakan penyediaan pangan nasional.

Data harus akurat, mengambil kebijakan harus berdasarkan data. Cara mengolah dan menyajikannya pun harus semakin maju dan modern. Cepat namun akurat. Termasuk dalam menghitung perkiraan kebutuhan dan skenario pasokan,” ungkap mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu. Bahkan sejak awal kepemimpinannya, Syahrul langsung melakukan gebrakan Satu Data Pangan dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik mengungkapkan, kebutuhan konsumsi nasional untuk cabai besar mencapai 254.670 ton. Sementara produksi sebesar 281.712 ton atau surplus sebesar 27.042 ton. "Masyarakat tidak perlu kuatir karena EWS memprediksi stock dan harga cabai dan bawang merah tetap akan terkendali meskipun curah hujan cukup tinggi di bulan Januari sampai Februari ke depan,” ujarnya.

Namu Yasid tak menampik ada kekhawatiran supplier saat pengiriman dan pendistribusian barang akan terhambat banjir besar yang melanda Jabodetabek beberapa waktu lalu. Sebagai komoditas yang tidak dapat disimpan untuk jangka waktu lama ini sangat rentan jika terjadi keterlambatan pengiriman. “Seiring dengan pulihnya kondisi Jabodetabek serta akses jalan yang kembali lancar, stok cabai kembali normal sedia kala,” tambahnya.

Kendala Cuaca

Saat ini, sentra pemasok cabai tak lagi mengalami kendala seperti cuaca. Di Lombok Timur, produksi cabai cukup stabil kendati memasuki musim penghujan. Luas tanam cabai di Lombok Timur mencapai 1.164 ha, salah satu terbesar dan turut andil menjaga stabilisasi pasokan Jabodetabek.

Sebagai sentra cabai rawit terbesar, Lombok Timur memberikan share lebih dari 14 persen terhadap produksi nasional dan hampir tidak pernah absen memasok ke pasar-pasar di Jabodetabek.

“Produksi cabai rawit di Lombok Timur pada Februari dan Maret diprediksi mencapai 4.000-6.500 ton sehingga terjadi surplus sekitar 2.000-4.000 ton per bulan dan berlanjut hingga bulan April-Mei saat Ramadhan dan Idul Fitri," tutur Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, M. Syafrudin

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Malang yang kontribusi terhadap produksi nasional sebesar 4,91 persen untuk cabai rawit dan 2,27 persen untuk cabai besar. Kasi Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Ina Khoirun Nisa memperkirakan pada Februari panen cabai rawit mencapai 1.500 ton dan Maret 2.700 ton. Sementara di Bulan April-Mei bisa mencapai 4.000-4.500 ton per bulan.

“Dalam dua bulan ke depan kami prediksi kondisi cabai akan kembali normal. Kalau bawang merah sudah tidak diragukan lagi, kami adalah salah satu sentranya,“ ungkap Ina.

Senada, Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bandung Barat Riyanto, menjelaskan pertanaman cabai di Bandung Barat khususnya cabai besar saat ini sudah mulai terlihat banyak. Diprediksi mulai panen Maret hingga Mei surplus rata-rata mencapai 400-500 ton/bulan. Kami optimis dapat menambah pasokan Jabodetabek," tegasnya.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018