Thursday, 02 July 2020


Respon Meningkat, Dinas KPKP Jakarta Rutin Sosialisasikan Hidroponik dengan Bimtek Online

24 Jun 2020, 21:23 WIBEditor : Gesha

Ramai peminat, Dinas KPKP Jakarta rutin gelar bimtek online | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pertanian dengan teknologi kekinian “hidroponik”, semakin menarik minat masyarakat Jakarta. Hasil sayur dan buah hidroponik yang lebih segar, renyah, serta budidaya yang mudah dipelajari, menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah waspada pandemic Covid-19 saat ini, hidroponik menjadi salah satu solusi menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus peluang usaha.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta didukung Bank DKI, kembali menggelar pelatihan bertajuk “ Seminar Online Urban Farming dengan Teknologi Hidroponik” pada Selasa (23/6) di kantor Dinas KPKP Jakarta. Seminar kali ini menghadirkan narasumber Dosen Teknik Mesin dan Biosistem Fakultas Ilmu Pertanian IPB, Slamet Widodo, serta praktisi urban farming sekaligus Direktur Vinca Nursery, Slamet Budiarto.

Seminar online tersebut diikuti 410 peserta yang mendaftar secara on line dari 24 daerah di Indonesia. para peserta mengikuti seminar on line hidroponik online melalui aplikasi link google meet atau channel Youtube Go Jakfarm DKI Jakarta.

“Pertanian perkotaan dengan sistem bertanam sayuran secara hidroponik semakin diminati masyarakat, terutama di tengah pandemi COVID-19. Untuk itu, Dinas KPKP Jakarta dan para binaan atau pelaku urban farming aktif memberikan seminar, pelatihan  dan informasi tentang cara budidaya sayuran dengan metode media hidroponik secara daring untuk merespons minat masyarakat. Cara seperti ini dirasa cukup efektif untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni.

Dalam paparannya Kepala Dinas KPKP Darjamuni memberikan Materi yang meliputi pengertian, manfaat, potensi pengembangan, dan strategi pengembangan urban farming (pertanian perkotaan) di Jakarta. Kemudian, pemanfaatan kontainer untuk budidaya pertanian dan materi tentang hidroponik. "Kerja sama dan kolaborasi ini akan terus dilakukan dalam rangka memperkenalkan serta menjangkau sasaran lebih luas lagi tentang pertanian perkotaan atau urban farming dengan metode hidroponik di masyarakat," kata Darjamuni.

Darjamuni berharap, melalui seminar online ini pertanian perkotaan semakin berkembang hingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat khususnya sayuran yang sehat, segar, bermutu dan aman untuk dikonsumsi, serta mendukung ketahanan pangan keluarga dan kelompok.

Inspirasi Manfaatkan Pekarangan

Kegiatan Budidaya Pertanian secara online ini sudah dilaksanakan 4 kali selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar demi waspada Covid-19 di Jakarta (Mei - Juni) dengan menghadirkan narasumber yang berbeda mulai dari pelaku pertanian perkotaan, kalangan praktisi dan akademisi dihadirkan dalam kegiatan ini.

Seminar online ini kali ini dibagi beberapa sesi, antara lain sesi pemaparan dari narasumber, sesi tanya jawab dan sesi bagi hadiah bagi para peserta yang mampu menjawab pertanyaan dari para narasumber. Hadiah dipersembahkan PT. Bank DKI yang telah mendukung kegiatan ini termasuk hadiah untuk narasumber.

Setidaknya ada lima pemenang yang berhasil mendapatkan hadiah dari PT Bank DKI karena mengikuti dengan baik webinar kali ini sekaligus berhasil menjawab pertanyaan di akhir sesi, yaitu Eka Yulianti (Kebayoran Lama, Jakarta Selatan), Fifi Rufaida (Lubang Buaya, Jakarta Timur), Tri Indra (Kalimantan Tengah), Tri Yanto (Tangerang) dan ICT (Cipete, Jaksel).

Salah satu peserta, Eka Yulianti dari Kebayoran Lama mengaku mendapat manfaat besar mengikuti kegiatan ini. “Alhamdulillah hari ini saya bisa bergabung di acara Seminar Online Urban Farming dengan teknologi Hidroponik ini. Terimakasih kepada penyelenggara DKPKP dan bank DKI,  narasumbernya yang luar biasa menerangkan secara detil dari kata  dalam istilah hidroponik sampai informasi teknologi baru dibidang hidroponik. Pandemi covid 19 bukan penghalang bagi pejuang ketahanan pangan untuk selalu membina, berbagi ilmu untuk kami petani Urban farming yang butuh bimbingan, “ kata Eka.

Sementara itu peserta lainnya yang berprofesi sebagai ASN di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Tengah, Tri Indra Hartono juga berharap hidroponik ini bermanfaat untuk ketahanan pangan dan mengatasi keterbatasan lahan di kota -kota besar Indonesia. “Sangat bermanfaat, semoga menjadi inspirasi untuk inovasi di lingkungan sekitar peserta nantinya, dalam hal pemanfaatan lahan dan ketahanan pangan,” kata Tri.  

 

 

 

 

 

 

Reporter : Indri
Sumber : Dinas KPKP
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018