Monday, 28 September 2020


Sayuran Hidroponik dan Ikan Lele, Bikin Warga Grogol Utara Mandiri Pangan

03 Aug 2020, 19:57 WIBEditor : Gesha

Kunjungan Mpok Silvy | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Masyarakat Jakarta kini semakin kreatif memanfaatkan lahan untuk pertanian. Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini berhasil membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dengan komoditas ikan lele serta aneka sayuran hidroponik.

 “Luar biasa, ini yang namanya Kelompok Usaha Bersama betul- betul telah terealisasi, Apalagi saya juga aktif di Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) Komisariat Provinsi DKI Jakarta. Mudah- mudahan saya bisa membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta seluruh masyarakatnya,” kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi DKI Jakarta, Sylviana Murni atau akrab disapa Mpok Sylvi mengapresiasi KUBE warga Grogol Utara pada kunjungannya Rabu (29/7).

Sylviana Murni juga meninjau dan berdialog dengan warga setempat yang tergabung dalam KUBE. Hadir juga Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Mujiati serta jajaran pejabat Kelurahan Grogol Utara.

“Tanaman hidroponik ini saya harapkan akan terus berkembang, juga lele, dan masih banyak lagi sehingga masyarakat Jakarta mandiri. Terimakasih pak Lurah, Babinsa, ibu PKK, 16 RW di Kelurahan Grogol Utara, juga anggota PPSU, semoga Grogol Utara bisa menjadi pionir dan menggerakkan warga yang ada di Jakarta ini,” ujarnya.

Berdasarkan website resmi Kementerian Sosial RI www.kemsos.go.id, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. 

UEP ini merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada kelompok usaha bersama untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. KUBE beranggotakan 5 sampai 20 Kepala Keluarga dari masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPFMOTM).

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018