Tuesday, 29 September 2020


Belajar di Balkot Farm, Pramuka Dapatkan Paket Lengkap Hidroponik

06 Sep 2020, 08:43 WIBEditor : Gesha

Pramuka dapatkan ilmu hidroponik dari penggiat urban farming di Balkot Farm | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta Pusat --- Pertanian dengan teknologi hidroponik semakin menarik minat berbagai kalangan untuk mempelajarinya. Tidak terkecuali para generasi muda usia SMA, seperti para siswa yang tergabung dalam Saka Taruna Bumi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Barat yang belajar hidroponik di Balkot Farm.

Sebanyak 28 orang anggota Pramuka Saka Taruna Bumi mengikuti Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik di Balai Kota Farm (Balkot Farm) pada Minggu (30/8). Fasilitator kegiatan ini adalah warga Jakarta yang berhasil mengembangkan Urban Farming di wilayahnya, sekaligus aktif merawat Balkot Farm. 

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membangun Balkot Farm sebagai miniatur pertanian dengan konsep pemanfaatan lahan di lingkungan Balaikota. Sehingga kami selaku warga masyarakat bisa langsung melihat dan mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pertanian hidroponik. Luar biasa, semoga para siswa siswi di Jakarta dapat diajak untuk mencintai pertanian, dan disosialisasikan ke sekolah-sekolah secara lebih luas oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta,” kata Pembina Pramuka, Theo Supari.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan untuk waspada pandemi Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah berkegiatan, serta menjaga jarak.

Agar tidak berkerumun, anggota dibagi menjadi 3 kelompok, yaiitu kelompok pertama diberikan edukasi pertanian hidroponik secara teori, kelompok kedua diberikan materi praktek secara langsung budidaya tanaman hidroponik, sedangkan kelompok ketiga materi tentang rumah semai dan masa pertumbuhan tanaman hidroponik, serta mengenalkan jenis-jenis sayuran hidroponik termasuk olahan pasca panennya.

Bagi para siswa yang belum berpengalaman bertani hidroponik, materi pelatihan termasuk lengkap karena ada teori dan praktek. 

Fasilitator pembimbing yaitu Haryati, Tri Wahyuni, Molis Nomorika, Latifah, Apit Kurniawan, Indra, dan Sidqi. Mereka penggiat Urban Farming yang telah berpengalaman mengembangkan usaha hidroponik. 

“Kami berharap acara seperti ini terus dilakukan bahkan ditingkatkan, agar masyarakat mengenal pertanian lebih luas, “kata Haryati, penggiat Urban Farming dari Jakarta Timur.

Para siswa anggota Saka Taruna Bumi pun bersemangat sebeb bisa langsung praktek, menambah ilmu, dan berharap dapat disosialisasikan ke sekolah –sekolah di Jakarta.

Pertanian secara hidroponik semakin diminati karena mudah dipelajari, tidak perlu lahan luas, tidak perlu tanah, dan hasilnya lebih bersih serta segar. Selain itu dapat juga menjadi usaha yang berpotensi besar menambah penghasilan secara ekonomi. 

Balkot Farm adalah sebidang tanah seluas 200 meter yang berada di kantor Gubernur DKI Jakarta (Balaikota), yang dimanfaatkan untuk miniatur pertanian perkotaan 4.0 . Balkot Farm ada berkat kolaborasi dari berbagai SKPD seperti Dinas KPKP DKI Jakarta, Diskominfotik, Biro Umum, dan PT Bank DKI. 

Sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Agustus 2019 lalu, Balkot Farm banyak dikunjungi dan diapresiasi oleh warga Jakarta, luar Jakarta, bahkan mancanegara. Tanaman di Balkot Farm berjenis sayuran, buah, dan tanaman obat/biofarmaka.    

Reporter : Indri
Sumber : Dinas KPKP DKI Jakarta
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018