Tuesday, 29 September 2020


Manfaatkan Rooftop Mesjid Hasilkan Sayuran Kualitas Supermarket

06 Sep 2020, 08:54 WIBEditor : Gesha

Pemanfaatan rooftop mesjid di Jakarta Barat | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta Barat --- Pemanfaatan lahan bertani kini tak hanya dilakukan di perumahan, sekelompok pemuda pengelola masjid bahkan menjadikan rooftop masjidnya menjadi lahan pertanian yang berkualitas supermarket.

Pemuda-pemuda kreatif itu adalah pengurus Masjid Baitussalam yang berlokasi di Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat. Kelompok Tani yang diberi nama MB Farm ini telah mempunyai 7 rak hidroponik dengan 2146 lubang tanam. Poktan ini mendapat apresiasi banyak pihak termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Barat.

“Alhamdulillah, berkat rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kami berhasil mengembangkan pertanian di masjid ini. Terimakasih atas do’a dan dukungan semua pihak. Semoga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat, hasil penjualan juga bisa untuk kas masjid, “ kata pengurus Masjid Baitussalam,  H. Asikin, ketika dikunjungi tim monitoring dan evaluasi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta pada Selasa (25/8).

Hadir Kepala Bidang Pertanian, Mujiati, Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Taufik Yulianto, Kepala Suku Dinas (Sudin) KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto, perwakilan Biro Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Lurah Keagungan, Ian Imanuddin, beserta jajarannya.

“Suku Dinas KPKP Jakarta Barat targetnya mengawal sampai masuk ke supermarket. Yang sudah masuk ke Grand Lucky Supermarket di Grand Paragon Mall yang tidak jauh dari sini. Sekarang sedang penjajakan di Hari Hari Swalayan," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto.

Iwan menambahkan yang dibutuhkan supermarket ini sayuran kangkung, caisim, pakchoy. Jakarta Barat punya potensi besar sebab banyak supermarket, hotel, dan restoran. "Alhamdulillah Dewan Masjid Indonesia Jakarta Barat juga mendukung Urban Farming dikembangkan di lingkungan masjid,“ katanya.

Kehadiran MB Farm ini diharapkan bisa  memotivasi warga kelurahan Keagungan, serta masyarakat di Jakarta Barat. "Tugas kami sebagai wakil pemerintah adalah mendukung kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Semoga bisa memberikan nilai ekonomis dan jadi contoh semua RW,“ kata Lurah Keagungan, Ian Imanuddin mengapresiasi semangat, kegigihan dan visi ke depan pengurus MB Farm.

Keterbatasan lahan di Jakarta untuk pertanian ternyata dapat diatasi dengan berbagai kreativitas, salah satunya bertani secara hidroponik.

“Pertanian di Jakarta berbeda dengan daerah lain yang masih punya lahan luas. Di Jakarta pertanian berbasis ruang, bukan lahan. Dari beberapa lokasi yang kami kunjungi, warga sangat kreatif bertani di gang hijau, bantaran sungai, di atap rumah, dan sebagainya seperti di sini di atap masjid. Yang terpenting ada sinar matahari dan air, di situlah kita bisa bertani. Jadi profesi petani bisa dilakukan oleh siapa pun. Waktu yang diperlukan juga relatif singkat, sekitar 10 menit sehari untuk pengecekan tanaman, kadar pH, dan peralatan,” kata Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati.

Pada kesempatan tersebut diserahkan sertifikat Pengukuhan Kelas Kelompok Tani dari Sudin KPKP Jakarta Barat, sehingga Poktan mempunyai peluang lebih besar dapat menembus pangsa pasar produk hidroponik secara luas. 

Reporter : Indri
Sumber : Dinas KPKP DKI Jakarta
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018