Wednesday, 30 September 2020


Yuk Kenali Asal Usul Sayuran Favorit Masyarakat

08 Sep 2020, 18:13 WIBEditor : Gesha

Aneka Sayuran yang biasa dikonsumsi masyarakat | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor - - Pernahkah Anda berpikir dari manakah sayuran seperti wortel, kentang, cabai, tomat hingga bawang yang biasa kita konsumsi?. Kenapa bisa sampai di Indonesia dan dikembangbiakkan?

Sayuran menjadi salah satu bahan pangan penting yang wajib dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh kita. Sayuran secara umum mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh baik sebagai sumber energi beraktivitas, meregenerasi sel-sel jaringan tubuh, mengoptimalkan kinerja organ tubuh, serta menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Sayuran juga merupakan sumber yang baik untuk serat, vitamin, mineral, dan elemen penting lainnya, serta mengandung sedikit lemak dan protein.

Beberapa jenis sayuran yang umum masuk ke dalam diet harian kita, antara lain tomat, bayam, brokoli, kangkung, cabai, wortel, dan yang lainnya. Tapi, pernahkah kita menyadari bahwa sebagian dari sayuran tersebut asal-usulnya berasal dari daerah yang jauh dari Indonesia? Berikut adalah daerah asal beberapa sayuran penting di Indonesia.

Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan sayuran ubi yang berasal dari wilayah pegunungan Andes di perbatasan Peru dan Bolivia, Amerika Selatan. Di daerah tersebut, budidaya kentang bisa dilakukan sampai dengan ketinggian tempat 4.000 meter di atas permukaan laut (m dpl).

 

Kentang termasuk tanaman musim dingin (cool-season crop), itulah kenapa di Indonesia sebagai negara tropis, kentang hanya dapat dibudidayakan dan berproduksi dengan baik di daerah-daerah dengan suhu rendah di dataran tinggi (> 1.000 m dpl).

Tanaman ini diperkirakan masuk ke Indonesia pertama kali di wilayah Jawa Barat pada tahun 1795 dibawa oleh Hindia Belanda, dan dalam 15 tahun berikutnya petani Batak di wilayah dataran tinggi Sumatera Utara sudah mulai menanam kentang Belanda. Sampai saat ini, Garut, Pengalengan, Dieng, Malang, Pasuruan, Karo, Kerinci, Malino merupakan daerah sentra produksi kentang di Indonesia.

Cabai 

Daerah Central-East Mexico di Amerika Selatan dipercaya sebagai pusat asal cabai budidaya (Capsicum annuum). Hal ini didukung dengan bukti linguistik, ekologi, arkeologi and bukti-bukti genetik, sebagaimana dilaporkan oleh Kraft et al. (2014) dalam Multiple lines of evidence for the origin of domesticated chili pepper, Capsicum annuum, in Mexico.

Mengapa demikian? Sebab Iklim tropis Meksiko sejalan dengan Indonesia. Tidak heran jika tanaman cabai dapat beradaptasi dengan baik hampir di seluruh ekosistem di Indonesia. Tanaman ini diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke 16, dibawa oleh pelaut Portugis dan Spanyol. 

Tomat

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu jenis sayuran buah, yang dapat dikonsumsi baik sebagai buah segar maupun dimasak. Cita rasanya yang asam manis menjadikan tomat disukai semua kalangan.

Sebagaimana famili Solanaceae pada umumnya, tomat juga berasal dari wilayah Amerika Selatan, tepatnya di daerah Andes yang meliputi Bolivia, Chili, Ekuador, Kolombia, dan Peru.

Meskipun demikian, berdasarkan bukti arkeologi dan bukti-bukti tidak langsung lainnya (seperti keragaman jenis dan keragaman nama lokal, serta penggunaan dalam kuliner), jenis sayuran ini kemungkinan didomestikasi atau dibudidayakan pada awalnya di luar pusat asalnya, yakni di Meksiko.

Pelaut Spanyol berperan membawa tomat dari daerah asalnya ke Eropa, dan menyebarkannya ke wilayah-wilayah lain termasuk Filipina. Dari Filipina kemudian tomat menyebar di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Lantas bagaimana asal usul dari Bawang merah, bawang putih dan wortel? Klik Selanjutnya.. 

 

Reporter : Tri Handayani / Balitsa
Sumber : Puslitbang Hortikultura
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018