Tuesday, 27 October 2020


Akhir Pekan, SYL Tengok Kebun Durian Warso Farm

21 Sep 2020, 14:41 WIBEditor : Yulianto

Mentan SYL saat di lokasi Warso Farm, Bogor | Sumber Foto:Dok. Humas Ditjen Horti

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Akhir pekan lalu dimanfaatkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi perkebunan durian Warso Farm yang berlokasi di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengapresiasi kawasan agro edukasi tanaman durian. Apalagi durian merupakan buah unggulan Indonesia yang memiliki pangsa pasar lokal dan internasional.

"Kontur tanah kita bukit-bukit dan gunung-gunung dengan hawa yang cukup dingin. Kondisi ini sangat cocok untuk bercocok tanam buah-buahan. Contohnya adalah Warso Farm. Disini mereka bahkan menjadikannya sebagai agro edukasi. Itu harus kita support," katanya, sabut (19/9).

Pengelola sekaligus pemilik Warso Farm, Voni Pawaka berharap, kedatangan Mentan SYL mampu memenuhu harapan masyarakat terhadap buah durian berkualitas.Alhamdulillah Warso Farm dikunjungi Bapak Menteri. Saya ucapkan terima kasih karena ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi perkebunan kami. Mudah-mudahan kita bisa terus mengedukasi," katanya.

Perkebunan Durian Warso Farm berencana mengembangkan 13 ha lahan kosong untuk tanaman buah naga dan durian di kaki Gunung Salak, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengembangan ini merupakan upaya Warso Farm dalam memenuhi kebutuhan buah Indonesia, khsusnya kebutuhan pasar ekspor.

"Alhamdulillah Warso farm membantu menaikkan tingkat ekonomi rakyat di sini. Mereka kami libatkan untuk mengembangkan kebun dan produk olahan makanan," katanya. Karena itu lanjut Voni, pihaknya memminta pendampingan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk melihat jalanya proses penanaman hingga produkai buah.

Sejauh ini, kata Voni, pihaknya sudah mengajukan surat pengajuan benih, termasuk pengajuan tanaman hias seperti philodentron dan simonium. Dua item itu diajukan untuk memenuhi kebutuhan aneka ragam pertanian di Kabupaten Bogor dan sekitarnya. "Sudah kami ajukan melalui online. Alhamdulillah kami sudah 2 kali mendapat respon baik," katanya.

Mengenai hal ini, Staf Khusus Mentan,  Bidang Pengembangan Agribisnis, Lutfi Halide menyambut baik usulan Warso Farm dalam mengembangkan tanaman buah naga, durian dan tanaman hias di Kabupaten Bogor. Pihaknya akan menerjunkan peneliti Hortikukultura untuk pendampingan proses pembibitan.

"Kami akan bantu karena setelah dilihat, perkebunan disini masih memiliki kendala terhadap serangan serangga dan rayap yang memenuhi akar pohon," katanya.

Menurut Lutfi, Kementan akan menerjunkan para pendamping dari Dirjen Hortikukultura untuk memantau jalanya proses pengembangbiakan bibit tanaman buah di Warao Farm dalam waktu dekat. “Di lokasi Warso Farm perlu dikasih pipa di sampingnya dengan kedalaman 50 cm. Disitulah aplikasi pestisidanya berjalan, supaya rayapnya mati. Nanti kita minta teman-teman Dirjen Horti untuk turun supaya bisa optimal produksinya," ujarnya.

 

Reporter : Kontributor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018