Tuesday, 20 October 2020


Dengan Balkot Farm, Penggiat Urban Farming Sosialisasikan Gaya Hidup Sehat

30 Sep 2020, 12:54 WIBEditor : Gesha

Penggiat urban farming di Jakarta | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Miniatur Pertanian Perkotaan 4.0 atau Balaikota Farm (Balkot Farm) yang berada di kantor Gubernur DKI Jakarta awalnya adalah sebidang tanah seluas 200 meter persegi yang belum dimanfaatkan. Namun berkat kolaborasi beberapa SKPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, lahan tersebut kini menjadi hijau dan asri dengan adanya bermacam sayuran, buah, dan tanaman obat yang dikelola para penggiat Urban Farming Jakarta.

Berkat ketekunan dan kreatifitas para penggiat Urban Farming, Balkot Farm seringkali panen. Belum lama ini, dilaksanakan kegiatan panen sayuran pada Jumat (11/9). Hasilnya berupa sayuran pakchoy 4 kg, sawi putih 3 kg, bayam hijau 3 kg, dan bayam merah 3 kg.

Hadir pada acara tersebut Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Idhan Alfisyahrin Ismail dan Nur Qomariah, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, perwakilan Diskominfotik dan perwakilan penggiat urban farming dari wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Kegiatan di Balkot Farm ini jangan hanya menjadi seremonial semata tapi dapat menjadi stimulus awal untuk mengajak banyak pihak terlibat dan memulai gerakan menanam tumbuhan ini di rumah –rumah mereka,” kata Idhan Alfisyahrin Ismail

Idhan juga berharap ke depannya diadakan kegiatan bazaar, temu penggiat Urban Farming, dan sosialisasi pertanian perkotaan minimal sebulan sekali. “Kegiatan tersebut akan menjadi wadah dan lokasi bagi orang-orang yang ingin lebih mengenal seperti apa pertanian perkotaan itu dan memasarkan produk yang dihasilkan, sehingga diharapkan menjadi trend yang berkembang di masyarakat ibukota,” ujarnya.

Senada dengn Idhan, Nur Qomariyah sangat mengapresiasi kegiatan di Balkot Farm sebagai inisiatif memulai ketahanan pangan secara mandiri di ruang terbatas. “Semoga bisa meningkatkan awareness masyarakat untuk penggunaan lahan tepat guna dan tetap produktif walaupun #dirumahaja.”, kata Nur Qomariah.

Di masa waspada Pandemi Covid-19 sangat penting menjaga kesehatan, salah satunya dengan mengkonsumsi sayuran dan makanan sehat lainnya. Bertanam hingga panen sayuran ini menjadi aktivitas fisik yang bermanfaat, hasil sayuran juga sangat baik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

 

 

 

 

Reporter : Indri
Sumber : Dinas KPKP
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018