Tuesday, 20 October 2020


Kala Pandemi, Produksi Benih Buah Jalan Terus

02 Oct 2020, 18:34 WIBEditor : Yulianto

Produsen benih terus berjalan meski pandemi | Sumber Foto:Dok. Humas Ditjen Horti

TABLOIDSINARTANI.COM, Purworejo---Di tengah pandemi Covid-19, permintaan hortikultura, khususnya untuk produk buah dan sayur jsutru meningkat. Artinya pasar domestik tetap berjalan meski terjadi perubahan ekonomi global.

Kondisi ini jelas menjadi peluang bisnis tersendiri. Permintaan akan produk buah yang meningkat juga berimbas tingginya permintaan benih buah. Direktur CV Mitra Bibit, Eko Marwanto, mengungkapkan bahwa permintaan benih buah, terutama jeruk siam masih tinggi.

“Benih jeruk siam, benih durian, benih manggis dan beberapa benih buah lain masih terus kami produksi di masa pandemi ini. Tentunya kita juga memperhatikan protokol kesehatan dalam proses produksinya. Selain itu permintaan benih jeruk Siam Banjar juga masih cukup tinggi, tutur pria yang berkediaman di Purworejo ini.

Benih buah yang diproduksi selain didistribusikan untuk wilayah Jawa Tengah, juga dikirim  ke berbagai daerah. Bahkan benih durian MK Hortimart dan durian Pelangi Athururi rencananya akan dikirim ke Lhoksoumawe Aceh. “Hari ini, kami akan mengirim kurang lebih 6 ribu batang durian MK Hortimart dan durian Pelangi Athururi ke Lhokseumawe Aceh,” katanya.

Produsen benih buah lain yang masih eksis memproduksi benih buah di kala pandemi yakni Sugeng Supriyadi. Pimpinan Dari CV Supri Bibit Sukses Makmur ini mengaku kegiatan produksi benih buah masih terus berlangsung hingga kini.

“Alhamdulillah, kegiatan produksi benih buah yang kami kerjasamakan dengan kelompok tani masih berlangsung lancar, dan omzet usaha berjalan lancar,” katanya. Bahkan lanjutnya, permintaan akan benih buah juga masih ada, baik dari tengkulak kecil maupun permintaan dalam jumlah besar.

Direktur Perbenihan Hortikultura Sukarman mengapresiasi eksistensi produsen benih buah hortikultura yang tetap menjalankan usahanya, meskipun di kala pandemi. Padahal pandemi covid berdampak luas di berbagai sektor kehidupan.

Saya betul-betul mengapresisasi semangat produsen benih buah dalam menjalankan usahanya, mengingat sektor hortikultura juga menjadi salah satu sektor pengerak ekonomi dan penyerap tenaga kerja. Semoga para produsen benih diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan usahanya,” ujar Sukarman.

Kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak Desember tahun lalu memang mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan di berbagai sektor kehidupan. Mulai dari sektor pariwisata, dunia usaha, sosial pendidikan hingga ekonomi. Tak dapat dipungkiri menjadikan beberapa negara terpuruk dalam menghadapi pandemi global ini.

Dunia pertanian menjadi salah satu sektor esensial yang paling bertahan dalam pandemi ini. Bagaimana tidak, hal ini dikarenakan sektor pertanian bertanggung jawab akan ketersediaan pangan untuk masyarakat.

Namun Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo  optimis komoditas pertanian Indonesia bisa tetap stabil di masa pandemi. “Pertanian harus menjadi garda terdepan menjaga daya tahan tubuh masyarakat. Stamina perlu dijaga dengan mengkonsumsi sayur dan buah lokal. Selain menjaga masyarakat, juga menjaga kesejahteraan saudara kita yang kesehariannya bermatapencaharian sebagai petani, “ ujar SYL, panggilan akrabnya.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018