Saturday, 23 January 2021


Tambah Penghasilan, Masyarakat Rusunawa Rawa Bebek Giatkan Urban Farming

09 Jan 2021, 14:04 WIBEditor : Gesha

Kegiatan urban farming di Rusunawa Rawa Bebek Jakarta Timur | Sumber Foto:Dinas KPKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta Timur --- Di Jakarta yang terkenal dengan kota padat penduduk, ternyata masih banyak lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Aktivitas sejumlah warga di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, misalnya, patut diacungi jempol karena kreatif memanfaatkan sebidang lahan kosong untuk pertanian.

Jika Anda datang ke kawasan Rusunawa Rawa Bebek, hamparan lahan seluas 1000 meter persegi disana nampak sudah ditanami cabai yang benihnya berasal dari bantuan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI. Hal ini terungkap saat monitoring dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta ke Rusunawa yang berada di Jakarta Timur tersebut pada hari Senin (21/12).

Hadir Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati, Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Taufik Yulianto, PPL Kecamatan Cakung Sudin KPKP Jakarta Timur, Komarudin, Peneliti dari BPTP Jakarta Kartika Mayasari dan Nofi Anisatun Rokhmah.

Sebelumnya, kelompok tani (Poktan) setempat sudah diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Cabai Produksi Lipat Ganda (Proliga), berkolaborasi dengan BPTP Jakarta pada awal Desember 2020 di BPP Ujung Menteng Jakarta Timur.

Bertepatan dengan awal tahun 2021, Jumat (1/1) penanaman bibit cabai pun dilaksanakan, disaksikan oleh Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Rawa Bebek, Asih Sumaretmi.

“Kami sangat mengapresiasi kegigihan warga Rusunawa Rawa Bebek yang dengan semangat mengolah lahan ini sehingga siap ditanami cabai. Mari, kami mengajak warga rusun lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan budidaya pertanian, baik secara konvensional maupun hidroponik. Hasil panen sayuran ini berpotensi besar menambah penghasilan warga setempat dan menjaga ketahanan pangan khususnya penghuni Rusunawa Rawa Bebek,” kata Asih Sumaretmi.

Poktan Rusunawa Rawa Bebek juga telah memiliki seperangkat unit peralatan hidroponik, untuk ditanami pakchoy, kangkung, dan bayam, yang ternyata hasil panennya sangat diminati warga setempat. “Sebulan sekali mereka mampu memanen aneka sayuran tersebut, pembeli sudah ada yaitu ibu ibu yang tinggal di Rusunawa ini,” tambah Asih.

Pemanfaatan lahan di Rusun Rawa Bebek berpotensi meningkatkan ketahanan pangan di DKI Jakarta. Hal ini merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan urban farming. Pendampingan dari BPTP Jakarta, Dinas KPKP dan Sudin KPKP Jakarta Timur sangat diperlukan untuk meningkatkan produksi dan motivasi petani dalam melakukan budidaya pertanian.

 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018