Saturday, 06 March 2021


Mawar dan Sedap Malam Jadi Pilihan Rangkaian Bunga

20 Feb 2021, 21:09 WIBEditor : Gesha

Mawar dan sedap malam | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Indonesia memang kaya akan jenis florikultura, salah satunya digunakan sebagai rangkaian bunga. Mawar dan sedap malam ternyata menjadi pilihan utama dalam rangkaian bunga.

Bunga mawar (Genus rosa), termasuk tanaman semak yang berduri / tanaman memanjat. Kegunaannya untuk dekorasi dan bahan baku parfum. 

“Sentra produksi mawar sebagian besar dari Kota Batu, Malang Jawa Timur yaitu 91 juta tangkai per tahun,, mencapai 45?ri total produksi mawar seluruh Indonesia yang mencapai 202 juta tangkai," beber 

Mawar tersebar di beberapa sentra di Indonesia yaitu Batu, Malang, Bogor, Cianjur, Bandung Barat, Bandung, Tangerang Selatan, Semarang, Wonogiri, Pasuruan, Mojokerto, Denpasar, dan Sumatera Utara. Di Indonesia dikenal 2 (dua) jenis mawar yaitu Mawar Holland (ditanam di Green House) dan mawar lokal (ditanam di lahan terbuka,” kata perwakilan Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo), Lana Rosari dalam webinar “Mengenal dan Demo Merangkai Bunga Mawar dan Sedap Malam“.

Lebih lanjut Lana Rosari menjelaskan aspek penting budidaya mawar yaitu syarat tumbuh, cara perbanyakan tanaman, pemeliharaan tanaman, hingga pemanenan. Lana memberikan tips agar tunas (calon tangkai bunga) tumbuh lebih banyak yaitu dengan system bending.

“Sistem bending mawar dilakukan dengan cara melengkungkan batang tanaman sedemikian rupa sehingga batang kayunya tidak sampai patah. Mawar dapat dipanen pada umur  3 – 4 bulan," tuturnya.

Cara panen yaitu potong tangkai bunga dengan meninggalkan 5 daun menggunakan gunting kebun atau pisau yang tajam, steril, dan bersih. Selesai panen , tangkai bunga mawar langsung direndam ke air, supaya tidak terbentuk lapisan lilin. "Lapisan lilin ini dapat menghambat penyerapan air yang mengakibatkan bunga tidak tahan lama , cepat layu, atau mudah rontok,” tuturnya.

Selain mawar, juga dipresentasikan cara budidaya bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa) yang berasal dari Meksiko. Sedap malam memiliki wangi khas, dan dapat tumbuh sepanjang tahun.

“Jenis sedap malam ada 3(tiga) yaitu single dengan mahkota bunga berjumlah hanya satu baris, semi double yang memiliki 2 – 3 baris mahkota bunga, dikenal dengan nama Roro Anteng, dan double yang memiliki lebih dari tiga baris yang disebut jenis Dian Arum,” kata Lana.

Salah satu hal terpenting adalah persiapan bibit, di mana bibit sedap malam terbaik berasal dari umbi yang sudah berusia 2,5 tahun dengan diameter 1 – 2 cm.

Umbinya dibersihkan dari akarnya, kemudian dikeringkan atau dijemur sekitar 3 -4 minggu di bawah sinar matahari. Selanjutnya umbi disimpan selama 1 – 2 bulan.

Umur tanaman sampai bisa dipanen bunganya antara 7 – 8 bulan dengan cara memilih dan memotong bunga yang sudah mulai mekar. Lama kesegaran mekar antara 5 – 7 hari.

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018