Friday, 16 April 2021


Manfaatkan Lahan Terbatas, Tanam Jahe Merah Organik

31 Mar 2021, 17:45 WIBEditor : Gesha

Tanaman jahe merah organik tumbuh subur menggunakan polybag, Planterbag atau Karung Bekas. | Sumber Foto:Tyo

TABLOIDSINARTANI.COM, Banyuwangi - Budidaya jahe merah organik dengan menggunakan media polybag atau karung bekas merupakan jalan alternatif yang sangat efisien, selain bisa mendapatkan hasil yang sangat maksimal dengan sistem itu mudah kontrolnya dan sangat menghemat tempat.

Pada usaha pembudidaya jenis tanaman jahe merah organik selain sangat besar manfaat dan khasiatnya bagi kesehatan realitanya permintaan pangsa pasar lokal hingga keluar negeri masih sangat besar. Namun, hasil produksi yang dihasilkan masih terbatas.

Disampaikan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Konservasi Wahana Lingkungan Alam Nusantara (Walantara) Kabupaten Banyuwangi, Edhi Prasetyo SH mengatakan, jenis tanaman jahe merah organik permintaan pangsa pasar lokal dari tahun ke tahun terus meningkat. 

Pada pola tanam menggunakan media polybag atau karung bekas merupakan hal yang sangat tepat jika mempunyai lahan pekarangan terbatas. 

Jenis usaha dibidang agribisnis yang sangat menjanjikan dan menguntungkan ini bisa dilakukan penanaman tanpa terpengaruh faktor cuaca apapun. Akan tetapi, disaat musim kemarau perlu dilakukan penyiraman secara rutin di pagi hari dan sore agar supaya pertumbuhannya bisa optimal.

Langkah awal yang sangat perlu diperhatikan dengan mempersiapkan media tanam sebagai awal bahan dasar proses pemindahan bibit yang siap untuk dilakukan penanaman.

Kebutuhan pupuk kompos organik ataupun pupuk organik bisa dicampurkan bersama secam dan tanah subur dengan perbandingan 4:2:1 dan selanjutnya diisikan ke media polybag atau karung bekas ukuran 25 kg / 50 kg dengan metode dilipat hingga seperempatnya.

Selanjutnya, media dasar pupuk kompos organik yg sudah tercampur secam dan tanah subur baru dimasukkan kedalam polybag / karung bekas tersebut beserta bibit jahe merah yang sudah layak tanam dengan ketinggian batang rata - rata lebih 20 cm atau usia bibit minimalnya sudah berumur 2 bulan.

Bibit jahe merah organik yang berkualitas dihasilkan dari bibit jahe merah yang sudah tua yakni disaat  usia tanam selama 11 bulan yang didapat disaat pasca panen.

"Bibit jahe merah organik harus didapat dari umbi jahe merah yang masih segar dan tidak ada tanda - tanda penyakit seperti pembusukan yang terdapat pada umbi jahe merah serta luka lecet bekas pembongkaran disaat pasca panen. Bibit unggul jahe merah organik yang berkualitas tidak akan disimpan pada waktu yang relatif lama," ungkapnya.

Disaat dilakukan pembibitan awal media pupuk yang dicampur dengan tanah diberi pupuk tricoderma dengan harapan agar supaya bisa terhindar dari pembusukan akar dan batang pada proses pertumbuhan bibit jahe.

Selain itu, pada proses pembibitan jahe merah organik untuk rimpang yang akan dijadikan bibit langkah yang sangat tepat dengan menggunakan cutter yang steril dan selanjutnya direndam menggunakan cairan untuk antisipasi jamur atau hama disaat proses awal pembibitan.

Persemaian

Pada proses penyemaian  bibit jahe merah yang sudah ditanam melalui polybag - polybag kecil nantinya sudah akan nampak pertumbuhannya disaat usia 2 - 4 Minggu, setelah pertumbuhan bibit jahe merah batangnya sudah terlihat minimal tinggi rata - rata 20 cm atau lebih selanjutnya bisa dilakukan perpindahan media tanam ke polybag atau karung yang lebih besar lagi agar perkembangan bibit jahe merah tersebut bisa berkembang maksimal.

Sebagaimana yang sudah dilakukan, pada pertumbuhan dan perkembangan jahe organik selama 11 bulan bisa menghasilkan rata - rata 4 sampai 5 kg, bahkan lebih. Hal itu menyesuaikan dengan pola perawatan dalam pemberian pupuk organik dan penyemprotan nutrisi pupuk cair dilakukan secara konsisten.

Tahapan proses pemeliharaan pada tanaman jahe merah organik dengan menggunakan polybag atau media karung bekas sangatlah mudah dan efisien dalam mengontrolnya.

Hal yang sangat utama dalam pemeliharaan jahe merah organik harus selalu mengontrol penyiraman, penambahan dalam pemupukan disertai pengembunan tanah serta bisa mengendalikan hama dan penyakit yang selalu ada pada perkembangbiakan pertumbuhan jahe merah. 

Di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang dirintis oleh DPD Walantara melalui program pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui budidaya jahe merah organik sudah tersebar di 10 sentra pembudidaya yang terdapat di 10 wilayah Kecamatan. Dan, saat ini sudah dikembangkan hingga ke propinsi Bali diawali pada penanaman di Celukan Bawang,  Kabupaten Buleleng Singaraja Bali.

Reporter : Tyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018