Friday, 07 May 2021


Pelatihan Hidroponik Sesi III : Pakai Cara Ini, Hidroponik Tomat Dijamin Lebat

01 May 2021, 13:18 WIBEditor : Gesha

Pelatihan Hidroponik Sesi III | Sumber Foto:SINAR TANI

TABLOIDSINARTANI. COM, Jakarta --- Tomat menjadi tanaman yang paling banyak dipilih oleh pelaku hidroponik. Namun, mereka perlu tahu langkah -langkah agar tanaman hidroponiknya bisa lebat dan menguntungkan. Seperti apa? 

"Hidroponik tomat memang menjadi favorit, untuk kegiatan usaha. ungkap Hidroponic Spesialist dari Yogyakarta, Dr. Ir. Ani Andayani dalam Training Online, Pelatihan Hidroponik Sesi III yang digelar TABLOID SINAR TANI, Sabtu (01/05).

Menurut Ani, hidroponik memiliki kelebihan antara lain, bisa di setting kapan di produksi kapan bisa dihasilkan. "Apalagi tomat sangat responsif terhadap nutrisi," tambahnya.

Dalam sesi III ini, Ani membagikan cara hingga tips hidroponik tomat untuk panen, perbanyakan benih hingga aneka olahan sederhana yang bisa diadopsi oleh pelaku usaha hidroponik tomat.

Untuk berhidroponik tomat, Ani kembali menekankan model hidroponik yang digunakannya yaitu model Deep Flow Technique (DFT) pada rooftop mini hidroponik miliknya di Yogyakarta. 

Karena tomat responsif terhadap nutrisi, Ani juga menekankan formula ensisoho sebagai nutrien solution bagi tanaman hidroponik. 

Tipe tumbuh dari tomat juga harus dipahami pelaku hidroponik agar tamanan tomat mampu tumbuh dengan baik menggunakan model hidroponik. 

"Tipe tumbuh tomat ada determinate type yang percabangannya tidak menentu dan pembungaannya bertahap, kemudian ada tipe indeterminate type yang cabangnya sangat beraturan dan jika diberikan nutrisi berkelanjutan, ia bisa tumbuh terus bertahun tahun," jelasnya. 

Dirinya sudah mencoba bertanam kedua jenis tipe tumbuh tomat, hasilnya tomat varietas Darajingga dengan tipe tumbuh indeterminate hingga sekarang masih terus tumbuh dan menghasilkan selama terus diberikan nutrisi. Bahkan, dahan dari tanaman tomat Darajingga ini bisa dibuat lengkung sehingga sangat menarik jika dijadikan hiasan (arching system). "Tomat ceri juga termasuk tipe indeterminate," tambahnya.

Pelaku hidroponik pun perlu mengetahui tujuan pertanaman hidroponik tomat itu, apakah untuk dipanen masak buah atau untuk perbanyakan benih. Karena perlakuan untuk keduanya sangat berbeda. 

Pemilihan benih untuk hidroponik tomat juga harus dipahami, meskipun menggunakan benih siap sebar dari perusahaan yang sudah teruji mutu. Benih disemaikan dengan cara baris teratur dan disapih untuk pembibitan. "Tidak bisa ditanam langsung di bedengan hidroponik," tuturnya.

Semaian yang bisa dipindahkan adalah ketika bibit tersebut memiliki daun sempurna, minimal 3 lembar dan akarnya sudah menjuntai ke bawah, maka sudah siap dipindahkan ke bedengan hidroponik.

"Bibit tomat hasil semai dipindahkan bersama sponsnya dengan lubang bedengan hidroponik yang telah disesuaikan. Segera setelahnya ditopang dengan tali/anjir," jelasnya.

Lantas bagaimana cara perawatannya? Klik angka 2 dibawah ini

Reporter : Nattasya/TIM SINAR TANI
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018