Tuesday, 03 August 2021


Rizal Tanam Jahe dalam Keranjang Integrasi Beternak Kambing

17 Jun 2021, 13:14 WIBEditor : Ahmad Soim

Rizal tanam jahe dalam keranjang | Sumber Foto:Abda

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh -- Menanam Jahe dalam keranjang bisa menambah ekonomi dan pendapatan keluarga. Biaya dan perawatannya lebih murah dan mudah.

Memanfaatkan waktu luang di saat Pandemi Covid 19, Muhammad Rizal SP  membudidayakan Jahe dalam keranjang untuk  memenuhi permintaan pasar.

"Apalagi permintaan jahe di pasaran saat ini cukup tinggi. Dengan mengkonsumsi jahe, badan menjadi sehat serta imunitas tubuh pun meningkat, bebernya.

Usaha budidaya jahe dimulainya pada awal bulan April 2021. Alumni Fakuktas Pertanian Universitas Jabal Ghafur (Unigha) ini melakukan penangkaran bibit jahe. Sehingga hasil panennya bisa untuk dijadikan bibit kembali.

Lokasi budidaya terletak di samping halaman rumahnya, yang berlokasi di Gampong Mee Lampoih Saka kecamatan Peukan Baro kabupaten Pidie.

Menurutnya, manfaat menanam Jahe dalam keranjang bisa untuk menambah pendapatan keluarga dan memenuhi permintaan pasar. Selain juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya.

"Sehingga dalam proses penyuluhan, petani dapat melihat langsung keunggulan suatu komoditi sebelum diadopsi," sambungnya. 

BACA JUGA:

Alasannya menggunakan keranjang karena murah. "Selain untuk menghemat biaya modal dan pembayaran upah kerja, perawatannya juga mudah," tuturnya.

Menanam Jahe dengan keranjang lanjutnya, dapat menekan pertumbuhan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

Jadi dengan memanfaatkan lahan sempit bisa juga ditanam Jahe. Artinya, produktivitas lahan perkarangan semakin meningkat.   

Pemupukan saat awal penanaman bibit digunakan pupuk organik Granula, yang dilakukan pada umur satu bulan setelah tanam. Kemudian pada umur 45 hari diberikan pupuk kimia NPK sebanyak  80 - 100 gram per keranjang

"Hasil panennya nanti Insha Allah sudah ada yang tampung," ujarnya semangat. 

Untuk memanfaatkan lahan yang ada lanjut Rizal, lahan pekaranganya juga ditanami dengan tanaman hortikultura lainnya seperti sayuran, cabe, tomat dan terong. Gunanya dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga serta menghemat belanja rumah tangga. 

Budidaya Jahe secara teknis yang perlu dilakukan antara lain pengolahan tanah, persemaian/ pembibitan, penanaman serta pemeliharaan dan juga pasca panen.

Untuk 300 keranjang dia melibatkan 2 tenaga kerja harian lepas. Modal untuk membeli keranjang bekas hanya Rp 400 per keranjang.

Pada tahun 2008 Rizal bertugas sebagai Penyuluh di BPP Kecamatan Mutiara Timur. Sebelumnya ia pernah mengabdi selama dua tahun di Dinas Perkebunan Pidie. Anak ke empat dari enam bersaudara ini dibesarkan dari keluarga petani yang kurang mampu.

Ayahnya meninggal 10 tahun lalu, saat dia sedang menyelesaikan studinya.

Usai tamat SMA dan ingin melanjutkan ke perguruan timggi, ia terpaksa bekerja meringankan beban orang tuanya. 

Selain menanam hortikultura, dia juga beternak kambing untuk keperluan kurban, aqiqah dan lainnya. "Ada 20 ekor, jumlah kambing Pak, tapi sekarang tinggal 12 ekor lagi lainnya sudah terjual," jawabnya kepada Sinar Tani. 

"Alhamdulilah Minggu ini ada laku dua ekor, harganya dijual berkisar Rp 1.800.000 hingga Rp 2 juta tergantung berat kambing" ucapnya sambil bersyukur.

Untuk ternak kambing, pakan yang diberikan berupa kulit pisang yang dikumpulkan dari penjual gorengan juga konsentrat. Selain itu Rizal juga menanam rumput Odot dan rumput Gajah di samping kandang seluas 4 are (Red. 625 m⊃2;). "Dengan pemberian pakan bergizi, pertumbuhan dan bobot ternak lebih cepat," tambahnya.

Pada tahun 2019 ia menikah dengan Raudhatul Jannah (34) yang juga seorang staf mengajar di kampus AKN, Pidie Jaya. Saat ini tengah menunggu kelahiran anak pertamanya. "Semoga saat melahirkan nanti lancar dan keluarga serta anaknya sehat walafiat," imbuhnya.

 ===  

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/  

Reporter : Abda
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018