Saturday, 23 October 2021


Pasarnya Menantang , Banten Perluas Lahan Pisang

27 Sep 2021, 12:18 WIBEditor : Yulianto

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat berada di kebun pisang | Sumber Foto:Suroyo

TABLOIDSINARTANI.COM, Lebak---Pisang menjadi komoditas yang pasarnya cukup menjanjikan. Karena itu lah Provinsi Banten kini mendorong masyarakat untuk membudidayakan pisang.

Seperti saat Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meninjau kebun pisang milik masyarakat dan Kelompok Tani di Kampung Cisalak, Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak September 2021

“Pada hari ini kita melihat bahwa pohon pisang ini usia 10 bulan sudah siap panen. Ini satu tandan ada 11 sisir, per hektar rata-rata ada 2000 pohon dan yang sudah dimulai pertaniannya ini 12 hektar,” kata Gubernur.

WH mengatakan, kebun pisang ini prospeknya sangat bagus. Selain rentang waktu yang tidak terlalu lama untuk dipanen, juga perawatannya relatif mudah, serta didukung banyaknya hamparan lahan yang sangat luas.

“Kalau ini mulus dan menghasilkan, dari 12 hektar ini ada sebanyak 24.000 batang berarti 24.000 tandan berarti 240.000 sisir, satu sisir 10 buah, per buah harganya berapa, tinggal hitung sendiri,” katanya.

Wahidin juga melihat pisang di Kampung Cisalak memang cukup produktif. Apalagi pangsa pasarnya jelas dan sangat menguntungkan. Hal ini, lanjut Gubernur, jika dikelola dengan baik bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Untuk itu, Wahidin mengajak masyarakat untuk memperluas budidaya tanaman pisang. “Perkebunan ini inisiatif dari masyarakat bersama kelompok tani. Kita berharap ini berhasil, kalau memang ini berhasil nanti kita kembangkan. Lahannya kita perluas. Tinggal bagaimana petani mengelola ini, para petani juga bisa mengembangkan menjadi sesuatu yang sangat potensial dan produktif,” katanya.

Diketahui bahwa lahan yang dipakai merupakan lahan perhutani yang dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kampung Cisalak, Desa Cileles, Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018