Monday, 06 December 2021


Pandemi Terkendali, Krisan Tomohon Bersiap Gebrak Ekspor Lagi

20 Oct 2021, 20:29 WIBEditor : Gesha

Penyerahan benih Krisan dari Balithi ke 5 calon penangkar benih | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Tomohon -- Indonesia baru menguasai pasar ekspor bunga hias sekitar 4,19 persen. Kota Tomohon menjadi jantung produsen krisan Indonesia dengan menghasilkan 5 juta krisan per tahunnya. Untuk kembali menggebrak ekspor, diperlukan dukungan kontinuitas, kuanitias, kualitas dan dukungan logistik yang tepat. 

Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) beserta BPTP Sulawesi Utara dan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pengembangan Agribisnis Krisan Tomohon Menuju Ekspor” yang dibalut di Kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Krisan Dataran Tinggi. FGD dilaksanakan di Aula Show Window Krisan Kota Tomohon secara Luring, maupun Daring (18/10).

Kegiatan FGD dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, Anggota DPD RI Komite II Stefanus Liow, Kepala Balithi Muhammad Thamrin, Kepala BPTP Sulut Ismail Maskromo, Kepala BPSB Sulut Dolf Palandeng, Bappeda, Perwakilan Kemenko, Karantina Kelas I Manado, Eksportir Krisan, Penangkar Benih, Petani, dan beberapa Stakeholder serta Direktur Buflo dan Ketua Asbindo yang hadir secara daring.

Kegiatan FGD bertujuan untuk mendapatkan masukan dan membangun sinergitas antar elemen untuk mensukseskan program Ekspor Krisan Kota Tomohon. Acara yang dipandu oleh Prama Yufdy selaku Peneliti Puslitbanghorti, diawali dengan penyerahan benih Krisan dari Balithi ke 5 calon penangkar benih masing-masing 10.000 benih yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait target Ekspor Krisan Kota Tomohon oleh Koordinator Program Balithi Fitri Rahmawati.

DPD RI Komite II Stefanus Liow yang menyampaikan bahwa perlu disusun suatu Roadmap yang jelas dan holistik dalam semua tahapan kegiatan untuk mencapai ekspor Krisan di Kota Tomohon, baik dari segi sarana dan prasarana, SDM, maupun setiap lini unit yang ikut andil di dalamnya.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen Pemerintah Sulawesi Selatan dan Kota Tomohon dalam pembentukan sentra pengembangan benih di Kota Tomohon untuk mendukung ekspor, serta pendampingan dan sinergi dengan Pemerintah Pusat, sebutnya,

Walikota Tomohon Caroll Senduk, menambahkan Kota Tomohon tengah menyiapkan kembali kegiatan Festival Bunga (TOFF dan TIFF) sebagai bentuk promosi baik secara nasional maupun internasional, dan pengembangan beberapa taman bunga di kota Tomohon untuk mempercepat ekspor.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat disimpulkan dalam bentuk konsep atau framework dalam membangun Agribisnis Krisan Berbasis Ekspor di Kota Tomohon

 

Reporter : AE PURBA dan NR Ahmadi
Sumber : Puslitbang Hortikultura
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018