Wednesday, 01 December 2021


Bidik Banten Sentra Anggrek, Puslithorti Latih Petani Bunga

04 Nov 2021, 06:51 WIBEditor : Gesha

Bimtek Anggrek | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang -- Miliki potensi besar dalam tanaman hias dataran rendah, Provinsi Banten dibidik Kementerian Pertanian sebagai sentra produksi tanaman anggrek hias yang akan dibudidayakan petani bunga, kelompok wanita tani (KWT) dan laiinya. 

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Penelitian Tanaman Hias melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis dengan tema "Prospek Pengembangan Agribisnis Anggrek dan Tanaman Hias Daun" di Provinsi Banten, Selasa (02/11).

Bimtek dihadiri oleh 100 orang peserta dari kalangan petani, KWT, serta penyuluh pertanian dr Pemprov dan Pemda, serta hadir pula Kepala Puslitbang Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule, Kepala Balithi Muhammad Thamrin, Koor. Program BPTP Banten Pepi Nur Susilawati, dan Kepala Dinas Pertanian Prov. Banten Agus Tauchid yang membuka acara Bimtek.

Rangkaian acara dimulai dengan penyerahan benih sumber Anggrek Dendrobium sebanyak 100 benih oleh Kapus Litbang Hortikultura kepada Kepala Dinas Pertanian Prov. Banten dalam rangka Diseminasi VUB Balitbangtan, dengan harapannya dapat digunakan untuk mengawali pengembangan industri perbenihan Anggrek di Provinsi Banten. 

Dengan mengusung tema Anggrek dan Tanaman Hias Daun, Banten menjadi lokasi yang tepat untuk menggelar acara Bimtek karena menjadi salah satu Provinsi dengan potensi pengembangan tanaman hias dataran rendah yang cukup tinggi. 

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Pusat Litbang Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule, menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian melalui Balitbangtan sangat mendukung sentra-sentra pengembangan tanaman hias khusus nya dataran rendah melalui program strategis Kementerian Pertanian, diantaranya diseminasi inovasi teknologi dan peningkatan sumber daya manusia melalui Bimbingan Teknis. 

Untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia secara holistik, Bimtek mengundang Narasumber dari beberapa kalangan, antara lain Dinas Pertanian Prov. Banten, Pelaku Usaha, serta Peneliti Balithi terkait Prospek Agribisnis Tanaman Hias, dengan harapan informasi dr hulu hingga hilir dapat tersampaikan.

Melalui kegiatan Bimtek, diharapkan menjadi awal terjalinnya koneksi dan kerjasama yang sinergis antara pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian, Pemprov Banten, stakeholder, dan petani dalam membangun Industri Tanaman Hias yang Mandiri, Maju, dan Modern.

Reporter : Ardian EP
Sumber : Puslitbang Hortikultura
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018