Wednesday, 01 December 2021


Temanggung dan Wonosobo jadi Food Estate Tawon

22 Nov 2021, 12:18 WIBEditor : Yulianto

Lokasi budidaya hortikultura di Temanggaung | Sumber Foto:Humas Ditjen Hortikultura

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Temanggung---Kabupetan Temanggung dan Wonosobon, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang dikembangkan menjadi kawasan pangan (food estate) komoditas hortikultura. Dengan food estate akan menggerakkan roda ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagaimana diketahui, saat ini lebih dari 2.171 petani sudah bergabung dengan kelompok tani yang ada di lokasi ini. Mereka pun mulai berproduksi menggarap lahan pertanian seluas 642 hektar (ha). Adapun komoditas yang akan dikembangkan diantaranya komoditas cabai 15 ha, cabai benih 1 ha, bawang putih benih 308 ha, bawang merah benih 1 ha dan kentang 5 ha.

Selain Temanggung, wilayah lain yang berpotensi menjadi food estate adalah Kabupaten Wonosobo. "Melalui food estate di Temanggung dan Wonosobo (tawon) ini kita buat ekspor pertanian menembus pasar dunia," kata SYL , Kamis, (18/11).

 

SYL mengatakan, pemerintah melalui Kementan sudah menyiapkan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan food estate . Karena itu, program tersebut harus berjalan maksimal agar kedepan petani mampu meningkatkan kesejahteraannya. "Saya berharap Kabupaten Temanggung dan Wonosobo bisa menjadi model percontohannya. Saya juga berharap pendapatan rakyat termasuk yang kerja di dalam food estate ini naik," katanya.

Diakui, Temanggung dan Wonosobo adalah kabupaten subur yang cocok untuk pengembangan hortikultura. Apalagi, dua kabupaten itu terbukti mampu menjadi penyangga kebutuhan sayur nasional. "Sekali lagi saya mengharapkan semua ini dipersiapkan dengan baik, agar kebutuhan dan ketersediaan kita semakin kuat. Tidak lagi mendatangkan komoditas dari luar negeri. Apalagi Kabupaten Wonosobo dan Temanggung adalah wilayah subur," katanya.

Berdasarkan Informasi, kawasan food estate Tawon ini rencananya akan ditinjau langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam waktu dekat. Di sana Presiden akan melakukan pengecekan mulai pengairan sampai pola tanam. Mengenai hal ini, Mentan berharap para petani dan semua pihak yang terkait agar mampu mempersiapkannya secara baik. "Jadi pada saat Presiden datang saya berharap aktivitas pertanian tetap jalan seperti biasa. Tunjukkan apa yang telah dicapai apa adanya. Yang penting semua kerja," ujarnya.

Reporter : Julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018