Saturday, 29 January 2022


Dinas KPKP DKI Jakarta Sosialisasikan Urban Farming pada Siswa SMAN Unggulan MH Thamrin

27 Nov 2021, 13:42 WIBEditor : Gesha

Pertanaman bibit alpukat Cipedak di SMA Unggulan | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pertanian perkotaan atau Urban Farming di Jakarta yang kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama untuk ketahanan pangan keluarga dan menambah pendapatan, semakin digiatkan sosialisasinya hingga ke siswa-siswi sekolah.

“Siswa siswi di SMAN Unggulan MH Thamrin, ternyata ingin membentuk kelompok tani (Poktan), sehingga bagi kami ini seperti “gayung bersambut”, sebab ada keinginan sendiri dari masyarakat, " ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati kepada Sinar Tani saat mengunjungi SMA Negeri Unggulan MH Thamrin di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (25/11).

Memperingati Hari Guru Nasional dan Hari KORPRI, Dinas KPKP DKI Jakarta mulai memperkenalkan kegiatan pertanian sedini mungkin, kepada siswa sekolah. "Di sini kami menanam bibit alpukat Cipedak yang merupakan tanaman khas Jakarta yang memang punya keunggulan dalam 2 tahun sudah berbuah, rasanya enak, namun tidak disukai ulat, " tambahnya.

 

Hadir juga di lokasi Kepala Bidang Pertanian DKPKP, Mujiati, Kepala Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (P2BPT) sekaligus Plt. Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Ali Nurdin, beserta segenap jajarannya.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik dukungan yang diberikan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta untuk mengembangkan Urban Farming di sekolah. Luas lahan di sini yaitu 4,2 hektar dan tanahnya subur. Sangat memungkinkan untuk kegiatan pertanian, " ungkap kata Kepala Sekolah SMAN Unggulan MH Thamrin, Bahari Lubis. 

Bahari menambahkan, pengenalan ini bermanfaat bagi sisswa siswi dan karyawan di sekolah juga sangat berminat mengembangkan pertanian. "Bermanfaat untuk uji coba penanaman yang nantinya ilmu tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat, serta berpotensi menambah pendapatan dari hasil pertanian, " tambahnya. 

Bahari sendiri sangat tertarik untuk bisa mengembangkan pertanian buah. "Saya pribadi adalah anak petani, sudah sering menanam aneka buah seperti mangga, melon, semangka, yang belum pernah saya coba adalah menanam anggur, inilah tantangan untuk saya karena di beberapa tempat di Jakarta ternyata sudah bisa ditanami anggur. Semoga anggur juga bisa kami kembangkan di sini,” harapnya.

Dinas KPKP dan pihak sekolah pun berdiskusi dengan para siswa tentang pertanian, memperkenalkan sawah abadi milik Pemprov DKI Jakarta yang berlokasi di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur kepada para siswa, dan melakukan penanaman bibit alpukat Cipedak bersama.

Berdasarkan pantauan Sinar Tani, di sekolah ini telah ditanami berbagai komoditas hortikultura seperti cabai dan terong, serta terdapat beberapa pepohonan buah.

Dihimpun dari informasi berbagai sumber, SMAN Unggulan MH Thamrin dibuka oleh Pemprov DKI Jakarta untuk anak-anak yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata, sehingga sekolah ini memiliki gelar “Unggulan” sebagai nama panjangnya. Banyak prestasi yang diraih oleh siswa siswi nya, antara lain menjadi juara di berbagai Olimpiade Sains Nasional dan Olimpiade Sains Internasional.

 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018