Selasa, 27 September 2022


Atasi Stunting dengan Konsumsi Sayuran Hidroponik

15 Agu 2022, 16:05 WIBEditor : Gesha

Camat Kuta Alam, Arie Januar, S.STP., MSi (tengah) bersama mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama yang membantu masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) | Sumber Foto:Abda

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Tak sedikit warga yang mampu mengabaikan mengkonsumsi makanan bergizi malah mereka hanya senang mengkonsumsi fast food dan junk food saja. Padahal, Stunting menjadi isu nasional yang harus diantisipasi oleh berbagai pihak. Sudah saatnya kini masyarakat mengkonsumsi sayuran hidroponik yang sehat. 

"Umumnya milenial sekarang hanya gemar mengkonsumsi makanan instan dan siap saji tanpa disadari ini cukup berbahaya," ungkap Camat Kuta Alam, Arie Januar, S.STP., MSi. Melihat kenyataan ini, Arie Januar menyerukan untuk mengalokasikan 20 ?na Gampong/desa di kecamatan Kuta Alam melakukan kegiatan sistem pertanian hidroponik untuk memenuhi kebutuhan gizi baik protein nabati dan hewani dan bersinergi dengan program rumah gizi gampong.

kegiatan pertanian sistem hidroponik di Gampong Kota Baru, Banda Aceh ini telah melibatkan tenaga ahli sebagai pendamping di desa. Untuk itu kita patut  apresiasi kepada Geuchik Gampong Kota Baru yang sudah terlebih dahulu menjalankan program ini dan perlu dipublikasikan sebagi gampong model. "Kita berharap agar kegiatan ini menjadi model serta memotivasi daerah lain untuk melakukan terobosan serupa. Jiika tidak memiliki lahan minimal dengan sistem hidroponik," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan rasa senang dan bangga dengan adanya keterlibatan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama yang membantu masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN)."Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan bisa memberikan kontribusi dan pengetahuan, sehingga ilmu yang diperoleh dibangku kuliah dapat diaplikasikan dan berguna bagi masyarakat," bebernya. 

Disisi lain Dekan FP Unaya, Elvrida Rosa, SP.,MP menyampaikan, bahwa kegiatan KKN ini juga merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi mitra khususnya kelompok ibu- ibu rumah tangga maupun kelompok wanita tani (KWT) dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan pendapatan keluarga.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018