Kamis, 18 Juli 2024


Program P2L, KWT Luwu Utara Sediakan Pangan di Pekarangan

13 Jul 2023, 02:28 WIBEditor : Herman

Program P2L di kabupaten Luwu Utara | Sumber Foto:Ustumewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Utara --- Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Luwu Utara menerima bantuan Kegiatan Pekarangan Pangan Lesrtari (P2L). Bantuan program P2L sebesar Rp 375 juta diberikan kepada 5 KWT yang akan digunakan untuk menyulap lahan pengarangan menjadi sumber pangan.

Lima KWT yang menerima program antara lain KWT Kelor Sarembo Desa Terpedo Jaya Kecamatan Sabbang Selatan, KWT Bunga Sawit Desa Lino (Sukamaju Selatan), KWT Kamboja Desa Lara (Baebunta Selatan), KWT Sawi Desa Tulung Sari (Sukamaju), serta KWT Wanita Bersatu Desa Pattimang (Malangke).

Masing-masing KWT menerima bantuan senilai Rp60 juta plus administrasi Rp15 juta. Jadi, tiap KWT menerima bantuan Rp75 juta. Total anggaran untuk lima KWT di Luwu Utara adalah senilai Rp375 juta.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara, Rusydi Rasyid, mengatakan bahwa P2L adalah program Kementerian Pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan mewujudkan pangan masyarakat/keluarga, termasuk hortikultura.

“P2L ini adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat  yang secara bersama- sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan,” kata Kadis Pertanian Luwu Utara, Rusydi Rasyid, saat membuka kegiatan Sosialisasi Program P2L.

Dikatakannya, kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga yang berorientasi pasar guna meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Sasarannya kelompok yang bergabung dalam poktan/gapoktan/KWT/PKK, dengan komponen sarana perbenihan, demplot, pertanaman, sarana pascapanen dan pemasaran,” sebutnya.

Lebih lanjut Rusydi mengatakan, penempatan sektor pertanian sebagai skala prioritas sudah sangat tepat. Mengingat kurang lebih 80% penduduk Kabupaten Luwu Utara bergerak di sektor pertanian.

“Visi kita menjadikan Luwu Utara sebagai kabupaten inovatif dalam pembangunan manusia religius dan bertumpu pada sektor pertanian. Saya berharap ini terus dilanjutkan bersama stakeholder lainnya, termasuk pemerintah, KWT, masyarakat dan penyuluh setempat,” tandasnya.

Diketahui, program kegiatan Pekarangan Pangan Lesrtari (P2L)P2L ini adalah sebuah program dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Dana Alokasi Khusus Non Fisik Tahun Anggaran 2023. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kabupten Luwu Utara  untuk penanganan stunting/penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018