Senin, 17 Juni 2024


Pengurus Perhorti Dikukuhkan

06 Jan 2024, 12:11 WIBEditor : Yulianto

Pengukuhan pengurus Perhorti secara daring | Sumber Foto:Perhorti

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pengurus Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Perhorti) periode 2024-2027 dikukuhkan pada Sabtu (6/1) secara online. Dengan pengukuhan ini diharapkan seluruh pengurus dapat berkontribusi pada perkembagan hortikultura Indonesia dimasa mendatang.

Pengukuhan berdasarkan Keputusan Ketua Umum Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Perhorti) periode 2024-2027 Nomor: 01/Perhorti/XII/2023 tengan Susunan Pengurus Pusat Perhorti. ”Dengan pengukuhan ini diharapkan semua bisa berkontnrobusi pada hortikultura Indonesia,” kata Ketua Umum Perhorti Periode 2024-2027, Prof. Dr. Dewi Sukma, SP, Msi.

Dalam struktur organisasi Perhorti kali ini Ketua Umum akann dibantu enam ketua bidang yakni Ketua I bidang Organisasi dan Keanggotaaan (Dr. Liferdi Lukman, Direktur Buah dan Florikultura Ditjen Hortikultura),  Ketua II bidang Kebijakan dan Inseminasi Teknologi (Yuli Sri Wilanti, Asdep Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian).

Sementara itu, Ketua III Humas dan Promosi (Dr. Sardi Duryanto (Universitas Pakuan), Ketua IV Ilmiah dan Publikasi (Dr. Ir. Krisantini, Fakultas Pertanian IPB).Ketua V Pengembangan Bisnis (Ir. Nursyamsu Mahyuddin, Msi, Drektur PT. Nudira Sumberdaya Indonesia) dan Ketua VI Kerjasama dan Hubungan Internasional (Dr. Ir. Syarifah II Aisyah, Fakultas Pertanian IPB).

Dalam kepengurusan tersebut juga terbagi dalam dua unit. Pertama, Unit Pengelolaan Jurnal Hortikultura Indonesia yang diketuai Dr. Deden Derajat Matra (Fakultas Pertanian IPB). Kedua, Unit Pengelolaan Teknologi Informasi, Komunikasi dan Kehumasan diketuai Armilawati Rozal (Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian).

Selain dua unit tersebut, ada empat seksi yakni Seksi Tanaman Buah (Ketua Prof. Dr. Darda Efendi/Fakultas Pertanian IPB), Seksi Tanaman Sayuran (Ketua Dr. Jekvy Hendra/Ditjen Hortikultura Kementan), Seksi Florikultura (Ketua Dr. Erna Suryani/Kepala BSIP Tanaman Hias), Seksi Tanaman Obat, Aromatik dan Fitofarmaka (Ketua Dr. Ani Kurniawati/Fakultas Pertanian IPB), Seksi Hotikultura Lanskap dan Pekarangan (Ketua Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin, M.S/Fakultas Pertanian IPB), dan Hortikulturis Muda yang diketuai Ade Buchori, SP (Fakultas Pertanian IPB).

Saat pengukuhan pengurus Perhorti juga berlangsung sarasehan. Saat kegiatan itu, Ketua Komisi Tetap Pengembangan Hortikultura KADIN, Karen Tambayong mengatakan, dengan kian bertambahnya jumlah penduduk dan peningkatan ekonomi, permintaan komoditas hortikultura akan semakin besar. ”Ini menjadi peluang bagi kita. Potensi produksi di dalam negeri sangat besar dan ini perlu digarap serius, Apalagi komoditas hortikultura selain nilainya tinggi, juga nutrisinya juga tinggi,” katanya.

Ke depan, Karen juga mengusulkan agar penetapan komoditas strategis untuk komoditas hortikultura perlu dikaji lagi. Saat ini pemerintah hanya menetapkan dua komoditas yakni bawang merah dan cabai. ”Penetapan komoditas strategis tersebut tidak pernah berubah sejak tahun 1967. Padahal dengan adanya globalisasi sudah banyak perubahan dan tantangannya cukup besar,” katanya.

Karen juga berharap ada upaya mendorong riset diversifikasi pangan berbasis hortikultura dan membuat peta protein Masyarakat Indonesia. “Ini menjadi Pekerjaan Rumah kita Bersama. Kita mempunyai potensi besar. Setiap wilayah Indonesia, barat dan timur berbeda,” ujarnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018