Monday, 13 April 2026


Gandeng UMSi, Pemkab Sinjai Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

26 Jan 2026, 08:58 WIBEditor : herman

Focus Group Discussion (FGD) Pemkab Sinjai dengan Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi)

TABLOIDSINARTANI.COM, Sinjai --- Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Salah satu langkah konkret yang kini didorong adalah optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat sebagai sumber pangan bergizi dan berkelanjutan.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkab Sinjai menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi). Kerja sama ini dimatangkan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Ruang Pertemuan UMSi, Sabtu (24/1).

FGD tersebut menjadi titik awal sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menggerakkan program pemanfaatan pekarangan produktif di delapan kecamatan se-Kabupaten Sinjai.

Salah satu kesepakatan penting yang dihasilkan adalah pelibatan mahasiswa UMSi sebagai tenaga pendamping langsung di lapangan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, drh. Mappamancu, menegaskan bahwa kolaborasi dengan dunia akademik merupakan langkah strategis untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

“Kami ingin program pemanfaatan pekarangan ini tidak hanya berjalan sesaat, tetapi berkelanjutan dan memberi dampak nyata. Dengan pendampingan mahasiswa, kami optimistis inovasi di tingkat rumah tangga bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan tidak sekadar memperindah lingkungan rumah, tetapi memiliki manfaat besar bagi pemenuhan gizi keluarga.

Program ini juga diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menekan angka stunting serta mendorong kemandirian pangan rumah tangga yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi mikro keluarga.

Dukungan penuh juga datang dari pihak kampus. Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemkab Sinjai kepada institusinya. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam program ini sejalan dengan misi kampus untuk hadir dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Ini menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa di tengah masyarakat. Di sisi lain, mereka juga berperan membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Kolaborasi seperti ini saling menguatkan,” tuturnya.

FGD tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, di antaranya Analis Ketahanan Pangan Waode Hariati dan Gaotsullah Al Jalily.

Dari pihak UMSi, hadir Wakil Rektor I dan II, para dekan Fakultas Pertanian, ketua program studi, serta perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan LP3.

Sebagai hasil pertemuan, kedua belah pihak sepakat melibatkan mahasiswa secara berkelanjutan sebagai pendamping kelompok masyarakat dalam pengelolaan pekarangan produktif mulai awal tahun 2026.

Melalui program ini, Pemkab Sinjai berharap lahan pekarangan warga tidak lagi sekadar ruang kosong, tetapi dapat bertransformasi menjadi sumber pangan keluarga yang produktif, bergizi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga.

 

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018