Monday, 16 March 2026


Sembalun jadi Sentra Perbenihan Bawang Putih

11 Feb 2026, 07:28 WIBEditor : Yulianto

ubernur Iqbal saat menemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman tanam bersama bawang putih di Sembalun, Senin (9/2).

TABLOIDSINARTANI.COM, Lombok Timur---Sembalun di Kabupaten Lombok Timur memang sudah terkenal sebagai salah satu sentra produksi bawang putih. Dengan potensi yang ada, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, pemerintah daerah siap menjadikan Sembalun sebagai pusat pembenihan bawang putih nasional yang terintegrasi dengan kawasan produksi konsumsi di wilayah sekitarnya.

 “Alhamdulillah, tahun ini kita sudah menjadi produsen benih bawang putih terbesar di Indonesia. Sesuai arahan Pak Menteri, kawasan Sembalun akan difokuskan untuk pembenihan sekitar 750 hingga 1.000 hektare, sementara wilayah di bawahnya difokuskan untuk produksi konsumsi,” ujar Gubernur Iqbal saat menemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman tanam bersama bawang putih di Sembalun, Senin (9/2). 

Pemprov NTB juga tengah memetakan kabupaten dataran tinggi lain untuk perluasan kawasan bawang putih konsumsi serta memperkuat kelembagaan petani dan kemitraan usaha agar produksi berkelanjutan dan memiliki kepastian pasar.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, percepatan swasembada bawang putih nasional optimistis dapat diwujudkan sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai sentra bawang putih dan jagung nasional.

Tanam bawang putih bersama petani di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini menegaskan sinergi kuat pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat swasembada bawang putih nasional berbasis kawasan dan kekuatan petani.

Kegiatan tanam bersama ini menjadi bagian dari pencanangan kawasan strategis bawang putih di NTB, yang memiliki potensi lahan sekitar 7.750 ha. Kabupaten Lombok Timur tercatat sebagai sentra utama dengan potensi 2.500 ha.

Amran mengatakan, percepatan swasembada bawang putih diarahkan melalui program khusus berbasis kawasan dengan target luasan yang terukur. NTB dinilai memiliki potensi strategis sebagai tulang punggung pasokan bawang putih nasional sekaligus pemasok antarprovinsi.

“Kalau mampu 50 ribu hektare, minimal 25 ribu hektare, ini sudah bisa menyuplai provinsi-provinsi lain. Kita hentikan impor dalam 3–4 tahun ke depan, paling lambat 5 tahun,” ujar Mentan Amran

Ia menegaskan keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam menggerakkan lahan, petani, serta pendampingan teknis di lapangan.

Amran mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB yang dinilai aktif menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari penguatan kawasan produksi, pengembangan perbenihan, hingga integrasi sektor pertanian dan peternakan.

Ia menambahkan, kualitas bawang putih Lombok Timur sangat kompetitif dibanding bawang putih impor karena ditanam di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

“Karena kualitasnya sangat bagus, pembibitan kita pusatkan di sini. NTB akan menjadi fondasi benih nasional,” kata Amran.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018