Tuesday, 18 August 2026


7 Tanaman Hias Tahan Panas yang Tetap Cantik saat Musim Kemarau

28 Jul 2026, 11:51 WIBEditor : Gesha

Musim kemarau tak selalu membuat tanaman hias layu. Kenali 7 tanaman tahan panas yang tetap cantik, minim perawatan, dan cocok memperindah rumah.

4. Agave

Agave sering disamakan dengan lidah buaya karena sama-sama memiliki daun tebal. 

Padahal keduanya merupakan tanaman yang berbeda.

Agave memiliki bentuk daun memanjang dengan ujung runcing serta susunan roset yang sangat simetris.

Penampilannya yang eksotis membuat tanaman ini banyak digunakan sebagai elemen utama taman bergaya tropis maupun mediterania.

Daun agave mampu menyimpan air dalam jumlah cukup besar sehingga tanaman tidak mudah mengalami stres saat musim kemarau.

Tanaman ini bahkan lebih menyukai lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung sepanjang hari.

Karena pertumbuhannya relatif lambat, agave tidak membutuhkan pemangkasan rutin sehingga biaya perawatannya sangat rendah.

5. Euphorbia

Euphorbia menjadi primadona tanaman hias sejak awal tahun 2000-an dan hingga kini masih memiliki banyak penggemar. 

Salah satu alasannya karena tanaman ini mampu berbunga hampir sepanjang tahun.

Semakin banyak sinar matahari yang diterima, semakin banyak pula bunga yang dihasilkan. 

Warna bunganya pun sangat beragam, mulai dari merah, kuning, putih, jingga hingga merah muda.

Batang euphorbia termasuk sukulen sehingga mampu menyimpan air. 

Inilah yang membuat tanaman tersebut tahan terhadap kondisi panas dan kekeringan.

Namun, pemilik tanaman perlu berhati-hati karena getah euphorbia dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif. 

Sebaiknya gunakan sarung tangan saat memangkas batang atau mengganti media tanam.

6. Palem Hias

Palem hias banyak dipilih sebagai tanaman penghias halaman karena memiliki bentuk yang elegan. 

Jenis seperti palem botol, palem kipas, dan palem phoenix dikenal mampu tumbuh baik di daerah beriklim tropis.

Meskipun tahan terhadap sinar matahari, palem tetap membutuhkan penyiraman secara teratur terutama ketika masih muda. 

Setelah akar berkembang kuat, tanaman akan lebih tahan menghadapi musim kemarau.

Selain mempercantik rumah, palem juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh karena tajuknya mampu memberikan kesan sejuk pada halaman.

7. Lidah Buaya

Lidah buaya bukan hanya dikenal sebagai tanaman obat, tetapi juga semakin populer sebagai tanaman hias. 

Bentuk daunnya yang tebal berwarna hijau keabu-abuan membuatnya cocok dipadukan dengan konsep taman minimalis.

Seperti tanaman sukulen lainnya, lidah buaya mampu menyimpan cadangan air di dalam daunnya sehingga tetap bertahan meski penyiraman tidak dilakukan setiap hari.

Selain mempercantik rumah, gel lidah buaya juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan perawatan rambut, kulit, hingga minuman kesehatan. 

Nilai manfaat inilah yang membuat tanaman ini semakin diminati masyarakat.

Untuk menjaga pertumbuhannya, letakkan lidah buaya di tempat yang memperoleh sinar matahari minimal enam jam per hari dan gunakan media tanam yang porous agar air tidak menggenang di sekitar akar.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018