Senin, 26 Agustus 2019


Ekspor Bawang Merah Tembus Enam Negara

31 Mar 2019, 13:35 WIBEditor : Gesha

Ekspor bawang merah terus merangsek ke berbagai negara | Sumber Foto:INDARTO

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Brebes ---  Bawang merah merupakan komoditas unggulan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng). Bawang merah asal Brebes tak hanya dipasok ke sejumlah kota besar seperti Jakarta,Bandung,Medan dan sejumlah kota lainnya. Dengan produksi yang melimpah, Kabupaten  Brebes bahkan bisa ekspor bawang merah ke enam negara.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan,  produksi bawang di Brebes mampu menyerang balik Vietnam, Malaysia, Filipina dan terutama Thailand. 

"Justru saat ini kami sudah ekspor ke enam negara.  Nah, serangan balik yang dimaksud adalah membalikan impor menjadi ekspor, khususnya sektor bawang merah," kata Amran dalam acara Apresiasi dan Singkronisasi Petani Unggul, Petani Makmur, Petani Sejahtera di Alun-alun Brebes, Jawa Tengah.

Amran menyebutkan, dulu Indonesia mengambil bawang dari Thailand. "Tapi sekarang kita balikan keadaanya menjadi ekspor ke 6 negara. Ini namanya serangan balik dari kita," tegas Amran.

Brebes  selama ini dikenal sebagai sentra terbesar bawang merah di Indonesia. Daerah lain seperti Solok, Tapin, Enrekang, Bima, Lombok Timur dan sejumlah daerah lain juga menjadi daerah penghasil bawang merah.

Data Kementan menyebutkan, luas areal panen bawang merah di Brebes tercatat bisa mencapai 29.000 - 32.000 hektar (ha). Sedangkan  produksinya sekitar 273.000 ton/tahun.

Dengan produksi yang besar tersebut cukup signifikan memberi andil terhadap total produksi nasional yang mencapai 1,4 juta ton/tahun

Menurut Amran, peningkatan produksi ini merupakan hasil kerja keras petani yang berkolaborasi dengan jajaran pemerintah. Tak terkecuali kerja keras Badan Urusan Logistik (Bulog) yang melakukan penyerapan bawang merah.

Tercatat pada 2014 lalu Indonesia masih mengimpor 74.903 ton bawang merah. Kemudiam pada tahun  2015 impornya turun drastis menjadi 17.428 ton.

Selanjutnya pada 2016 pemerintah telah menutup keran impor bawang merah. 

Nah, pada tahun 2017 Indonesia berhasil membalikkan keadaan dengan mulai mengekspor bawang merah ke beberapa negara tetangga.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka ekspor bawang merah nasional pada 2017 mencapai 7.750 ton atau naik 93,5 persen dibandingkan pada 2016 yang hanya 736 ton.

Sedangkan pada tahun 2018 Indonesia ekspor bawang merah sekitar 15 ribu ton.

Bantuan untuk Petani

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kesempatan tersebut juga menyalurkan sejumlah bantuan ke petani dan pondok pesantren di Kabupaten Brebes, Tegal dan Pemalang.

Diantara bantuan yang disalurkan itu adalah benih padi impara varietas unggul, benih jagung hibrida, bibit ayam lokal pedaging, anak kambing dan bantuan mesin traktor modern.

Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan terimakasih atas berbagai bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian.

Sebab selama ini pemerintah pusat  sudah banyak memberi dukungan berupa anggaran, perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur termasuk bantuan subsidi pupuk, pemasaran dan alsintan.

"Ada juga kartu tani dan asuransi pertanian. Alhamdullilah berkat bantuan ini, produksi pertanian di Brebes mengalami peningkatan yang sangat besar. Termasuk dengan menggunakan alat penyimpan cold storage," pungkas Idza. 

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018