Kamis, 23 Mei 2019


Gencar Promosi, Buah Segar Petani Kian Eksis Di Dalam Negeri

15 Mei 2019, 10:35 WIBEditor : Gesha

Masyarakat bisa belanja buah berkualitas dengan harga murah sekaligus teredukasi bahwa Indonesia sangat kaya akan plasma nutfah buah unggulan. | Sumber Foto:DINA

Masyarakat bisa belanja buah berkualitas dengan harga murah sekaligus teredukasi bahwa Indonesia sangat kaya akan plasma nutfah buah unggulan.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Memasuki Ramadhan, konsumsi buah kian meningkat. Karenanya, promosi buah segar dalam negeri harus terus ditingkatkan agar kian eksis di dalam negeri.

"Saat ini telah memasuki musim panen dengan produksi yang cukup dan sekaligus menyambut Ramadhan. Ditjen Hortikultura berinisiasi memamerkan buah-buahan lokal segar langsung dari kebun petani ini selama 2 hari di hari weekend di Baywalk Mall Pluit ini," jelas Plt. Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf ketika mengunjungi Gelar Buah yang dilaksanakan di Bay Walk Mall Pluit, Jakarta.

Tidak kurang dari 22 jenis buah dari 15 kabupaten yang ditampilkan, di antaranya Jeruk Keprok Terigas Mamuju, Keprok Batu 55 Malang, RGL Bengkulu, Siem Cilacap, Baby Organik Pacitan, Baby Malang, Lemon Bandung Barat, Manggis Tasikmalaya, Manggis Ponorogo, Alpukat Miki Temanggung, Alpukat Solok, Belimbing Madu Cilacap, Belimbing Jepara, Jambu Biji Merah Cilacap, Sawo Sumedang, Pisang Ambon dan Rajabulu Cianjur, Pepaya Calina Cianjur, Pisang Mas Kirana dan Salak Lumajang, serta Salak Nglumut Magelang.

Salah satu pengunjung merasa sangat senang dengan adanya kegiatan Fresh From the Farmers ini, Selly mengatakan dirinya menjadi tahu beragam buah unggulan dari banyak daerah. "Tidak hanya berkualitas, buah dijual dengan harga yang sangat bersaing,"tuturnya.

Selly berharap kegiatan yang dilakukan Kementan dapat secara rutin terlaksana. Masyarakat bisa belanja buah berkualitas dengan harga murah sekaligus teredukasi bahwa Indonesia sangat kaya akan plasma nutfah buah unggulan.

"Kita selama ini hanya tahu buah berkualitas super hanyalah buah impor, ternyata kita punya buah lokal yang tidak kalah dengan buah impor," tambahnya.

Ditjen Hortikultura pun berencana menggelar promosi serupa setelah Hari Raya Lebaran, sekitar pertengahan bulan Juni di Mall of Indonesia.

"Bulan depan akan lebih banyak buah yang memasuki masa panen, terutama jeruk yang akan memasuki panen raya. Kita punya banyak jeruk unggulan dari seluruh Indonesia. Lengkeng juga diperkirakan mulai panen. Nantikan kehadirannya. Buah lokal siap membanjiri Jakarta," tutur Yanti optimistis.

Tingkatkan Produksi

Melihat animo masyarakat yang makin cinta dengan buah lokal Indonesia, Kementerian Pertanian fokus meningkatkan produksi, mutu dan daya saing buah lokal.

Berbagai fasilitas mulai dari pengembangan kawasan buah -buahan unggulan, penyediaan benih unggul, penerapan Good Agriculture Practices (GAP), Integrated Pest Management (IPM), fasilitasi bangunan, pemenuhan alat pasca panen hingga promosi dan pemasaran.

Yanti menekankan, buah berkualitas tidak hanya untuk pasar ekspor tapi juga sudah menjadi tuntutan untuk pasar dalam negeri. Oleh karena itu peningkatan mutu dan promosi mutlak diperlukan.

"Kementan mengalokasikan dana APBN untuk program pengembangan kawasan buah-buahan unggulan seperti jeruk, mangga, manggis, pisang, lengkeng, durian, nenas, pepaya, buah naga dan buah-buahan lainnya. Lebih dari 6000 hektare setiap tahunnya kawasan buah-buahan dibentuk di sentra-sentra produksi," terang Yanti.

program pengembangan kawasan buah-buahan tersebut, secara bertahap mampu meningkatkan produksi buah nasional.

"Jika kita lihat data BPS, produksi buah-buahan cenderung meningkat. Pada 2017 tercatat sebesar 19,6 juta ton dan pada 2018 meningkat 3,07 persen menjadi 20,2 juta ton," lanjut Direktur yang biasa dipanggil Yanti ini.

Tidak hanya peningkatan produksi, perbaikan mutu buah berdampak pada peningkatan ekspor. Pada 2017 volume ekspor buah-buahan sebesar 41,4 ribu ton dan pada 2018 meningkat menjadi 89,3 ribu ton atau meningkat sebesar 115,5 persen.

Reporter : Dina Rosita
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018