Saturday, 22 February 2020


Berdayakan Lahan Gambut TORA dengan Tumpangsari Pinang, Kopi dan Pepaya

19 Sep 2019, 14:39 WIBEditor : Gesha

Dengan tumpangsari, pengelolaan lahan gambut menjadi lebih terjaga | Sumber Foto:HUMAS BALITBANGTAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Pekanbaru --- Gubernur Riau, Syamsuar bersama Bupati Siak, Alfedri dan Kepala BPTP Riau, Nana Sutrisna melakukan tanam perdana Pinang dan Kopi Liberika di lahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang merupakan areal display teknologi BPTP Riau, di Desa Berbari, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Rabu (18/9). 

“Kegiatan di lahan TORA ini diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar tentang pengelolaan lahan gambut untuk meningkatkan pendapatan dengan tidak melulu mengandalkan kelapa sawit," tutur Gubernur Riau, Syamsuar. 

Tanam perdana ini dilaksanakan pada lahan TORA di Desa Berbari, Kecamatan Pusako pada lahan seluas 3 ha yang dikelola oleh BPTP Riau untuk mendukung teknologi bagi pengembangan 10.000 ha lahan gambut TORA di sekitarnya.

Selain tumpangsari pinang, kopi dan pepaya sebagai percontohan pada lahan 3 ha ini, BPTP Riau juga akan menanam berbagai komoditas seperti tumpangsari buah dan sayuran 2 musim, talas, tumpangsari padi gogo dan kedelai, tumpangsari sayuran semusim dan jagung serta tumpangsari kedelai dan jagung. Selain itu BPTP menjalin kerjasama dengan LSM mengembangkan tanaman hutan dan lada.

Lebih lanjut, Syamsuar menyampaikan bahwa alternatif komoditas lain yang dikembangkan dengan ramah lingkungan dan memiliki produktivitas tinggi menjadi solusi dengan diterbitkannya Pergub tentang moratorium izin pengembangan areal perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau.

Kopi Liberika yang ditanam ini diharapkan dapat berkembang dan dapat mengangkat nama kopi lokal di tengah persaingan kedai kopi yang mengusung produk kopi import dengan pendampingan teknologi oleh BPTP Riau. Selain itu Syamsuar juga berharap percontohan ini nantinya akan menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat Siak, sehingga kedepan akan semakin berkembang untuk kesejahteraan msyarakat.

Sementara itu Kepala BPTP Riau, Nana Sutrisna mengatakan bahwa ditengah musibah asap yang melanda Provinsi Riau saat ini, penerapan teknologi pengelolaan lahan tanpa bakar yang diterapkan di lahan Tora ini juga dapat menjadi cara pencegahan kebakaran lahan saat pembukaan lahan baru. 

“Komoditas yang akan dikembangkan pada lahan TORA ini adalah komoditas yang adaptif di lahan gambut yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan akan diberikan sentuhan teknologi dalam pengembangannya kedepan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Reporter : Kontributor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018