Sabtu, 25 Mei 2019


PISANG MAS - PRODUK UNGGULAN Asosiasi Petani Sridonoretno Kabupaten Malang

18 Sep 2013, 14:57 WIBEditor : Ahmad Soim

Kawasan Amstirdam merupakan kecamatan sentra produksi pisang. Kawasan Amstirdam mencakup empat kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo dan Dampit. Letak kawasan ini berdekatan dengan Kabupaten Lumajang yang selama ini menjadi sentra pengembangan pisang di Jawa Timur.

Pada tahun 2008, sebagian penduduk Desa Srimulyo dan Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, merupakan dua desa pelaksana FEATI. Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran FMA tentang agribisnis pisang mas kirana mereka bergabung dalam kelompok usaha yang berlokasi di desanya masing-masing.

Sejak diperkenalkannya pisang mas kirana di empat kecamatan tersebut, komoditi ini selain mampu menarik para petani untuk mengusahakannya, juga telah menarik para pedagang dan perusahaan yang bergerak di bidang hortikultura untuk membeli produksi pisang mas tersebut, dua di antaranya yaitu PT. Sewu Segar Nusantara dan PT Green.

Meskipun pisang mas kirana telah banyak dikembangkan oleh petani tetapi skala usahanya masih tergolong kecil dengan cara budidaya yang tradisional dan kurang memperhatikan aspek sebagaimana yang diminta oleh pasar global, sehingga produk yang dihasilkan petani belum dapat bersaing di pasar.

Selain itu pada sisi pemasaran, masih banyak petani yang menjual produk secara individu melalui pengepul sebagai kepanjangan tangan dari PT. Sewu Segar dan beberapa perusahaan kecil lainnya. Hal ini sering mengakibatkan adanya perbedaan harga dan perlakuan yang dilakukan oleh para pengepul kepada para petani.

Kondisi inilah yang menjadi awal dari pembentukan kelompok usaha bersama (KUB) di tiga desa yaitu Desa Sukodono, Desa Srimulyo dan Desa Baturetno. Dengan adanya KUB di masing-masing desa dirasakan telah mengurangi masalah penentuan harga yang kadang secara sepihak dilakukan oleh pedagang maupun pengepul perusahaan.

Dari kelompok pembelajaran FMA, KUB, kemudian membentuk perusahaan dalam bentuk CV atas kesepakatan ketiga perusahaan yaitu CV. Srimulyo, CV. Baturetno dan CV. Sukadana serta pedagang pengumpul yang pada akhirnya dibentuklah Asosiasi Petani Sridonoretno dengan jumlah petani yang terlibat sebanyak 448 orang dari 17 KUB.

 

Asosiasi Pejuang Anggota

Asosiasi yang diketuai oleh Sukrianto ini sejak awal didirikannya berusaha untuk memperjuangkan kepentingan para anggotanya terutama dalam mengelola produk pisang mas kirana, agar produksi yang dihasilkan oleh para petani anggota memiliki standar yang sama sehingga bisa diterima di pasar dengan harga yang layak oleh petani.

Untuk informasi yang lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (berlangganan Tabloid SINAR TANI.  SMS ke : 081317575066).

Editor : Ahmad Soim

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018