Thursday, 24 September 2020


Mentan Canangkan Cinta Buah Lokal

17 Jun 2013, 16:21 WIBEditor : Kontributor
JAKARTA – Pemerintah terus berupaya meningkatkan konsumsi buah dan sayur nusantara di tengah derasnya serbuan buah – buahan impor. Salah satunya dengan melakukan promosi dan sosialisasi mengenai manfaat buah dan sayuran nusantara bagi kesehatan, dan perannya yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
 
“Tingkat konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia masih rendah. Konsumsinya belum mencapai 40 kg per kapita setiap tahun, padahal seharusnya lebih dari 65 kg per kapita per tahun. Oleh karena itu pemerintah berusaha untuk mendorong gerakan cinta buah dan sayur kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono, MMA saat acara deklarasi Gerakan Cinta Buah dan Sayuran Nusantara dan pengukuhan pengurus Masyarakat Pencinta Buah dan Sayur Nusantara (MPBSN) di Jakarta, Minggu (26/5/2013).
 
Dijelaskan Mentan, selain upaya meningkatkan konsumsi buah masyarakat, pemerintah juga berusaha menjaga daya saing  buah nusantara dengan cara meningkatkan kualitas dan kontinuitas produksi, meningkatkan akses petani ke pasar modern melalui penguatan struktur rantai pasok dan  memajukan pasar tradisional serta meningkatkan promosi dan pemasaran baik di dalam maupun di luar negeri.
 
Dalam acara tersebut, dikukuhkan juga Pengurus Masyarakat Pecinta Buah dan Sayuran Nusantara (MPBSN). Pengukuhan tersebut dalam rangka menggalang semangat dan upaya untuk terus menjaga , memelihara,  mengembangkan dan memanfaatkan buah dan sayuran nusantara.
 
Tujuan MPBSN adalah membangun komunikasi, kerjasama, dan dan upaya – upaya konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka menjaga , memelihara, mengembangkan dan memanfaatkan buah dan sayuran nusantara sebagai sumber kesejahteraan, konsumsi utama bagi masyarakat Indonesia dan untuk kelestarian lingkungan hidup.
 
“Dengan dibentuknya MPBSN, sosialisasi, promosi, serta kampanye mencintai dan mengonsumsi buah dan sayur semakin gencar dilakukan sehingga buah dan sayur nusantara menjadi tuan di rumah sendiri,” harap Mentan.
 
Sementara itu, Ketua Umum MPBSN Mieke Wahyuni Suswono menyatakan, mengonsumsi buah dan sayur Nusantara berarti mengangkat martabat petani. Selain itu, pada dasarnya produk buah dan sayur domestik lebih aman, sehat, dan segar karena menggunakan pupuk organik.
 
MPBSN didirikan pada tanggal 19 Sptember 2012 di Jakarta yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat  dari swasta, akademisi, praktisi maupun masyarakat luas. Saat ini jumlah anggota MPBSN sebanyak 100 orang.

Editor : Zaenal abidin

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018