Jumat, 13 Desember 2019


Kembangkan Pertanian Modern, Petani Kaltim Ikuti Bimtek Pertanian 4.0

11 Nov 2019, 06:44 WIBEditor : Ahmad Soim

Petani Kaltim ikuti bimtek pertanian 4.0 | Sumber Foto:Kontributor

Generasi Petani Muda Diharapkan Mampu Memanfaatkan Teknologi Pertanian di Era Industri 4.0

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Samarinda - Dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian di Bumi Etam, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim bekerjasama dengan dinas perkebunan Prov.Kaltim mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) gerakan petani milenial di era industri pertanian 4.0.

Kegiatan yang berlangsung di Amaris Hotel, Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu tersebut dihadiri penyuluh petanian, mahasiswa serta kolompok pemuda tani se-Kaltim, Kamis (7/11). 

"Melalui bimtek ini harapannya pembangunan pertanian di Kaltim semakin maju melalui pemanfaatan teknologi Informasi (IT) serta tidak kalah pentingnya teknologi ini  dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani muda khususnya dari kalangan milenial," ujar kepala BPTP Balitbangtan Kaltim Muh. Amin.

Menurut Muh. Amin, petani milenial harus mampu memanfaatan IT sebagai sumber informasi teknologi dalam mengembangkan sektor pertanian sehingga mampu berdaya saing dalam mewujudkan kemandirian pangan sesuai yang diamanahkan pemerintah. Ia menyebut, Kementerian Pertanian saat ini telah berupaya memperbaiki infrastruktur pertanian termasuk IT  agar daerah-daerah terkoneksi jaringan internet bisa dimanfaatkan oleh para penyuluh pertanian dilapangan maupun petani milenial dalam mengakses berbagai informasi teknologi pertanian yg dibutuhkan. 

"Semoga kedepannya pada era revolusi industri 4.0, pertanian akan semakin maju serta dan kaum milenial mampu melakukan pengelolaan pertanian dengan memaksimalkan pemanfaatan IT. Karena generasi ini lah harapan kita untuk terus membuat sektor pertanian ini tetap ada"., harapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Komoditi Dinas Perkebunan Kaltim Bambang  Fallah., MP menyatakan bahwa petani milenial adalah mereka yang memiliki kepekaan terhadap inovasi teknologi. Dengan adanya bimtek seperti ini harapannya permasalahan yang dihadapi para petani khususnya petani milenial bisa teratasi lewat penggunaan teknologi IT. Jika selama ini sektor pertanian masih terkendala pada infrastruktur dan pendataan maka diharapkan ada pembenahan sehingga pendistribusian dan lain sebagainya bisa berjalan dengan baik.

"Dengan teknologi yang ada, harapannya mereka bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini sangat tepat karena bisa mengetahui kendala yang mereka hadapi di lapangan," jelasnya.

Bimtek sehari yang diikuti oleh perwakilan petani milenial se Kalimantan Timur ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para peserta. Antusias mereka begitu terlihat ketika pada narasumber mulai memberikan beberapa materi bimtek.

Beberapa materi yang disampaikan dalam bimtek kali ini, yaitu : 1). Dukungan Dinas Perkebunan dalam Gerakan Petani Milenial, 2). Peran Balitbangtan dalam mendukung program Strategis Kementan menuju pertanian 4.0, 3). Peran perguruan tinggi terhadap revolusi industri pertanian 4.0, 4). Dukungan Balitbangtan terhadap informasi dan diseminasi inovasi teknologi menuju Pertanian 4.0, 5). Budidaya Tanaman Perkebunan dan Hortikultura.

Salah satu materi yang cukup membuat peserta antusias adalah Peran Balitbangtan dalam mendukung program Strategis Kementan menuju pertanian 4.0 yang disampaikan oleh narasumber Penyuluh Senior di BBP2TP (Dani Medionovianto). Dani sukses membuat antusias peserta dalam mengenal beberapa teknologi inovasi Kementerian Pertanian yang bisa di aplikasikan untuk memajukan sektor pertanian. Sebut saja Katam, aplikasi android untuk mengetahui informasi inovasi teknologi budidaya terutama untuk mengetahui masa tanam yang tepat. Ada juga pengenalan aplikasi "Takesi" yang bisa sangat bermanfaat bagi para peternak.

Secara umum bimtek kali ini bertujuan untuk menyadarkan generasi milenial terutama petani, untuk dapat memanfaatkan semaksimal mungkin teknologi informasi. Tidak hanya untuk membantu aktivitas keseharian melainkan juga untuk mengembangkan dan mempersiapkan diri menghadapi era industri digitalisasi 4.0.

Diakhir kegiatan, banyak peserta yang berharap kegiatan seperti ini kedepan akan terus diakan. "Materinya cukup bermanfaat, kita mendapatkan banyak pengetahuan dalam bimtek kali ini" Ujar salah seorang petani milenial dari Kab.PPU. Peserta lainnya pun menimpali  "Wawasan kita akan sektor pertanian semakin terbuka, ternyata pertanian itu tidak hanya bersoal tentang tanam menanam".

Melihat antusias peserta Bimtek  Muh. Amin, menyatakan bahwa ke depan BPTP Kaltim akan fokus melakukan pendampingan dari sisi inovasi teknologi, terutama bagi kaum milenial. "Kita akan selalu mendorong pemanfaatan IT dalam membangun sektor pertanian, karena di era industrialisasi 4.0 saat ini, kita tidak mungkin menutup mata terhadap berbagai perkembangan teknologi di sektor pertanian tanpa upaya mendiseminasikannya secara tepat dan cepat" ujarnya.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018