Sunday, 11 April 2021


Wikan Dwi Marwanto, Membawa Gapoktan Sumber Asih Raih Penghargaan

16 Feb 2015, 17:58 WIBEditor : Tiara Dianing Tyas

Maju mundurnya  suatu bentuk  Kelembagaan usaha tani  akan sangat tergantung pada siapa pengelolanya. Ini bukan kalimat basa basi, tetapi sudah dapat dibuktikan di lapangan.

Berkat “tangan dingin” dan kepiawaiannya memimpin, Wikan Dwi Marwanto  telah bisa menjadikan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Asih  Gapoktan yang maju dan diandalkan oleh anggotanya. Gapoktan yang  dibentuk pada 23 Agustus 2008 di Desa Srikaton, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus Lampung  itu mampu meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2014 lalu.

Sebagai ketua kelompok, Wikan didukung segenap anggota Gapoktan mampu mengembangkan banyak unit usaha seperti usaha penggilingan dan pengeringan padi, usaha cadangan pangan, pemasaran serta kegiatan pemanfaatan dan pengolahan hasil pertanian.

Gapoktan Sumber Asih  terdiri dari enam Kelompok Tani (Poktan) dan satu Kelompok Wanita Tani (KWT). Kepada seluruh anggota Gapoktan, Wikan senantiasa mengimbau untuk aktif dalam pertemuan rutin kelompok. Sebab melalui pertemuan tersebut  petani bisa secara bersama memecahkan permasalahan yang dihadapi menyangkut kegiatan usaha tani mereka.

Beras Kemasan

Untuk mendukung kegiatan Gapoktan ini, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan seperti pembuatan gudang cadangan pangan, distribusi dan pemasaran gabah/beras dan pengelolaan cadangan pangan serta  memenuhi sarana prasarana sesuai kebutuhan anggota kelompok.

 Bantuan mesin pengering melalui dana  bantuan sosial (bansos) 2012 telah digunakan untuk unit usaha pengeringan. Sedangkan mesin penggilingan padi (rice milling unit/RMU)  yang juga dibiayai dari dana bansos 2012 digunakan untuk unit usaha penggilingan padi.

 Usaha pengeringan dan penggilingan padi yang dimiliki kelompok telah sangat membantu anggota dalam mengolah hasil panen, sehingga meningkatkan hasil gabah/beras. Beras yang dihasilkan kelompok telah dikemas menggunakan merek sendiri “Beras Super Slyp Cap Gunung Tanggamus - Way Semaka” dalam ukuran 25 kilogram.

Beras ini dipasarkan sampai ke Bandar Lampung dan sekitarnya bermitra dengan  CV. Sri Rizki dan PT. Sumber Rezeki.  Gapoktan ini mampu mengendalikan harga gabah/beras terutama saat panen raya, memperoleh akses pangan dengan mudah pada saat musim paceklik sehingga terwujudnya ketahanan pangan di rumah tangga kelompok pada khususnya maupun masyarakat sekitar pada umumnya. Tia/Ira

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018