Sunday, 11 April 2021


Suratman, Mendorong Kelompok Kembangkan Agribisnis Hilir

25 Feb 2015, 17:08 WIBEditor : Tiara Dianing Tyas

Menjadi peternak kambing perah, bila dilakoni dengan ketulusan dan ketekunan akan berbuah manis. Setidaknya itu dirasakan oleh Suratman, peternak kambing PE asal Desa Hargotirto, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Bertahun-tahun menekuni kegiatan usaha budidaya ternak kambing, menjadikan Suratman piawai dalam mengelola kegiatan usaha kambing perah dari hulu hingga hilir. Karena keahliannya tersebut ia kemudian dipercaya menjadi Ketua Kelompok Tani Ternak “Mantep Makaryo”.

Sejak dibentuk pada 2007, Kelompok Tani Mantep Makaryo yang berlokasi di Desa Hargotirto, Kulon Progo, Yogyakarta di bawah kepemimpinan Suratman dinilai banyak mencapai keberhasilan. Dengan status “Kelas Madya”, jumlah anggota kelompok terus bertambah dan saat ini sudah mencapai 43 orang peternak.

Sebagai ketua kelompok, Suratman tak menginginkan kelompoknya hanya berkutat di kegiatan pembibitan dan pemeliharaan ternak semata, tetapi mengupayakan agar usaha kelompok berkembang lebih ke hilir.

Karena itu tak mengherankan bila kegiatan kelompok kini sudah sampai pada aktivitas pengolahan limbah, pemasaran dan usaha pengolahan hasil produksi (susu kambing). ”Kami tentunya juga mengusahakan kegiatan simpan pinjam untuk kepentingan peternak,” jelasnya.

Memproduksi Etamilk

Kegiatan usaha agribisnis hilir yang dikembangkan berupa pengolahan susu kambing segar menjadi susu pasteurisasi aneka rasa, stik susu, ice cream, dan yang menjadi andalan adalah susu bubuk yang diberi nama “Etamilk”.

Kelompok juga telah berhasil mengajak ibu-ibu rumah tangga terdekat untuk aktif dalam pengembangan usaha agribisnis hilir produk susu kambing yang dihasilkan peternak anggota kelompok tani ternak Mantep Makaryo.

Keunggulan lain dari kelompok ini adalah menjadi sumber bibit kambing etawa (PE) yang diperoleh dari anggota yang berhasil menangkarkan bibit melalui sistem silang yang ter-recording dan sesuai pedoman, sehingga kelompok mampu mensuplai kebutuhan bibit yang berkualitas.

Kelompok juga telah melaksanakan manajemen penyediaan pakan ternak yang baik, melalui penanaman tanaman hijauan dan leguminosa, pembuatan pakan tambahan (polar) dari ampas tahu, kulit kedelai, kulit kakao dan jagung untuk meningkatkan produksi susu, serta pakan fermentasi (silase).

Sejauh ini Suratman dan jajaran pengurus kelompok telah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam hal pelayanan kesehatan kambing PE serta pemasaran susu segar dan susu olahan, penyediaan dan pemasaran kambing PE, serta pemupukan modal.

Dengan keberhasilan dan keunggulan yang dimiliki, Kelompok Tani Mantep Makaryo kerap dijadikan sebagai tempat untuk studi banding dan belajar beternak kambing PE oleh berbagai kelompok peternak. Belakangan kelompok ini berhasil meraih penghargaan “Adhikarya Pangan Nusantara“ 2014 dari pemerintah pusat. Tia/Ira

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018