Friday, 01 July 2022


Ery Suriadi, Semai Bibit Cabai dengan Cara Sosis

01 Sep 2015, 17:38 WIBEditor : Julianto

Tampilannya sederhana. Tapi siapa sangka Ery Suriadi adalah seorang petani yang patut menjadi teladan bagi petani-petani lainnya. Bahkan petani yang tinggal di Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat merupakan penemu persemaian cabai dengan cara sosis.

Ery menjadi seorang petani yang berpengalaman menanam di bidang hortikultura, khususnya sayuran seperti kacang panjang, cabai dan tomat. Menggeluti usaha tani hortikultura dilakoni sejak tahun 2003. Ketelatenannya berbuah dengan menemukan sistem persemaian bibit cabai dengan cara sosis. Cara ini terbukti lebih mudah saat penanaman, bahkan menghemat biaya pengeluaran untuk persemaian.

Keberhasilannya tersebut membuat Ery terkenal seantero Kabupaten Lombok Barat, sampai Lombok Utara dan Lombok Tengah. Dengan pengalamannya dia  kerap membagi ilmu dan membimbing petani dalam budidya cabai. Hampir tiap hari ada saja petani yang mencari bibit cabai dan sayuran sambil berkonsultasi cara budidaya sayuran, terutama cabai.

Dengan ladang usaha berupa screen house berukuran 30 x 25 meter, Ery rata-rata menghasilkan bibit antara 180-200 ribu bibit/bulan. Ery juga mempekerjakan ibu-ibu untuk membantu usahanya.

Di bidang pembibitan, bapak empat anak ini sudah lama bekerjasama dengan formulator atau perusahaan seperti Panah Merah dan Bisi. Bahkan hampir setiap tahun keluar Lombok Barat untuk mengikuti kursus yang dibiayai perusahaan-perusahaan tersebut.

Ery kini dipercaya sebagai Ketua Kelompoktani Mas Sari Tumpuk I, Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada. Selain budidaya cabai, sejak tahun 2013 Ery bersama dengan penyuluh pertanian dan dibantu kepala desa menyebarkan teknologi menanam padi sawah dengan sistem Jajar Legowo. Diawali dengan program SRI yang diberikan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.

Kelompoktani Mas Sari Tumpuk I mempunyai luas areal 47 ha dengan jumlah anggota 76 orang. Dengan sistem Jajar Legowo, produktivitas tanaman padi meningkat. Jika tahun 2013 hanya berkisar 6,5-7,8 ton/ha, maka tahun 2014 rata-rata produksi 8,5-9,3 ton/ha. Selamat dan sukses Ery. Yul

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018